Beranda News Pusiban Forum Tokoh Lintas Agama Lampung Sampaikan Tiga Pernyaaan Sikap Terkait Konflik Tolikara

Forum Tokoh Lintas Agama Lampung Sampaikan Tiga Pernyaaan Sikap Terkait Konflik Tolikara

226
BERBAGI

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Forum Lintas Agama Lampung yang terdiri atas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Lampung, Forum Komunikasi Umat Beragama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Lampung pada Jumat pagi (24/7/2015) menggelar silaturahmi dan penyampaian pernyataan sikap terkait konflik bernuansa agama di Tolikara, Papua.

Hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, Kapolda Lampung Brigjen Edward Syah Pernong, Komandan Korem Garuda Hitam Kolonel Arm.Winarto, Kejati Provinsi Lampung Suyadi, Kepala Kantor Wilayah Agama Provinsi Lampung Suhaili, Rektor Universitas Lampung Prof.Sugeng P.Harianto serta perwakilan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Dalam pernyaraan sikap yang disampaikan di Kantor Pemprov Lampung itu, mereka menyampaikan pernyataan sikap seagai berikut:

1.Menyesalkan dan mengutuk dengan keras insiden penyerangan terhadap umat muslim yang terjadi di Tolikara-Papua, 


2. Mendesak kepada aparat penegak hukum agar mengusut dengan tuntas hingga ke akar permasalahan yang ada; 

3.Menghmbau kepada seluruh tokoh dan umat beragama di Provinsi Lampung agar tetap tenang, menjaga suasana yang kondusif, tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan kekerasan serta menjaga ketertiban masyarakat di Bumi Ruwa Jurai ini.

Pernyataan sikap Tokoh Lintas Agama ini ditandatangan oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, Pewakilan Majelis Ulama Indonesia Lampung, Perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia Wilayah Lampung, Perwakilan Persatuan Gereja Indonesia Wilayah Lampung, Perwakilan Keuskupan Tanjungkarang dan Perwakilan Umat Budhha Indonesia Wilayah Lampung.
Dalam sambutannya Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mengatakan forum kegiatan yang melibatkan lintas agama diharapkan  dapat menjaga rasa kebersamaan dan kekeluargaan di Provinsi Lampung.

“Hingga kini peran tokoh lintas agama seperti ini dirasa sudah cukup baik dalam mengatasi permasalahan yang mengarah ke SARA. Sekecil apapun gejala yang mengarah kepada SARA segera disikapi dan di selesaikan dengan bijak, sehingga tidak sampai meluas,” kata Wagub.