Beranda News Nasional Gadis 14 Tahun Jadi Korban Tewas Terbakarnya Pabrik Petasan, Perusahaan Pekerjakan Anak...

Gadis 14 Tahun Jadi Korban Tewas Terbakarnya Pabrik Petasan, Perusahaan Pekerjakan Anak di Bawah Umur?

473
BERBAGI
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (kedua dari kiri), menyerahkan jenazah Surnah kepada ibundanya, Suti (kiri), di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (27/10/2017). Foto: Suara.com/Welly Hidayat

TERASLAMPUNG.COM — Keanehan terjadi pada kasus meledak dan terbakarnya pabrik petasan milik PT. Panca Buana Cahaya Sukses di Kosambi, Tangerang, pada Kamis (26/10/2017). Dari 47 korban tewas, satu di antaranya teridentifikasi sebagai Surnah, gadis 14 tahun. Sunah lahir pada 8 Mei 2003.

Setelah diindentifikasi di RS Bhayangkara, jenazah Surnah langsung diserahkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, dan langsung diterima ibunda Surnah, bernama Suti, pada Jumat (27/10/2017) malam, sekitar pukul 20.30 WIB.

Argo belum mau mengungungkap indikasi pabrik petasan itu mempekerjakan anak di bawah umur. Namun, kabar tewasnya gadis di bawah umur di dalam pabrik dan diyakini sebagai pekerja itu ramai mendapat simpati sekaligus kritik dari warganet.

“Aneh, pabrik mercon yang kapasittasnya besar mempekerjakan anak di bawah umur, ” tulis RS, warnaget asal Bekas, Jawa Barat.

Beberapa warganet asal Lampung juga mengomentari kasus tersebut.

“Kalau benar perusahaan itu mempekerjakan anak di bawah umur, polisi harus mengusutnya tuntas,” tulis Budianto, warga Bandarlampung.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, saat menyerahkan jenazah Surnah kepada ibundanya mengatakan turut prihatin. Ia berjanji akan mengusut insiden yang menewaskan 47 orang itu secara tuntas.

“Pertama-tama, kami mengucapkan berduka cita. Malam ini juga kami serahkan jenazah putri ibu, dan akan diantar oleh kepolisian sampai dirumah nanti jenazah mohon diterima,” Argo menambahkan.

Saat jenazah anaknya diserahkan, Suti hanya termenung. Ia hanya memandangangi peti jenazah putri tercintanya sambil menahan tangis.

Sementara itu, Tim Instalansi Forensik RS. Polri berhasil mengidentifikasi satu jenazah berjenis kelamin perempuan atas nama Surnah dengan tanggal kelahiran, 8 Mei 2003.

“Satu jenazah dengan nomor kantong 01 dengan nomor register kepolisian 344 teridentifikasi sebagai Surnah,” kata Kepala Bidang Dokter Kesehatan Polda Jawa Barat, Kombes Pramujoko.

Surnah beralamat rumah Surnah, yakni di Kampung Salembaren RT 4, RW 16, Desa Velimbing Kecamatan, Kosambi, Kabupaten Tanggerang, Banten.

Dengan diserahterimakannya jenazah Surnah kepada keluarga korban, maka jenazah korban kebakaran pabrik mercon yang masih berada di RS. Polri sebanyak 46 jenazah

Loading...