Beranda Hukum Kriminal Gagal Gasak Sepeda Motor, Dua Remaja Lampung Timur Bonyok Dihajar Massa

Gagal Gasak Sepeda Motor, Dua Remaja Lampung Timur Bonyok Dihajar Massa

430
BERBAGI
Dua anak baru gede (abege) alias remaja asal Lampung Timur babak belur setelah gagal mencuri sepeda motor.

TERASLAMPUNG.COM — Kepergok mencuri sepeda motor, dua remaja berinisial DS (15) dan SA (17), warga Kecamatan Melinting, Lampung Timur babak belur dihajar massa di Dusun Way Apus, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, pada Minggu (26/4/2020) lalu sekitar pukul 18.30 WIB.

Kedua remaja pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut, saat ini sudah diamankan di Mapolsek Penengahan bersama barang bukti yang disita.

Kapolsek Penengahan AKP Hendra Saputra mengatakan, aksi pencurian sepeda motor itu, bermula saat pelaku berinisial DS dan SA, warga asal Kecamatan Melinting, Lampung Timur tersebut hendak mencuri motor milik Syah Nuru Iskandar (30) di Dusun Way Apus, Minggu (26/4/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.

“Aksi kedua pelaku tersebut yakni saat waktu berbuka puasa, dan aksinya dipergoki oleh korban saat itu juga korban teriak minta tolong,”ujarnya, Selasa (28/4/2020).

Teriakan korban, kata AKP Hendra Saputra, mengundang warga sekitar. Saat itu juga warga yang tengah berbuka puasa, langsung lari keluar rumah mengejar dan mengepung kedua pelaku yang berusaha kabur membawa sepeda motor Honda Beat plat nomor BE 2906 OY milik korban.

“Kedua pelaku berhasil ditangkap warga, bahkan keduanya sempat jadi amukan massa yang semakin ramai dan geram dengan ulah kedua pelaku,”ungkapnya.

Beruntung, kedua pelaku berhasil diamankan oleh petugas Unit Reskrim Polsek Penengahan yang tiba ke lokasi TKP setelah mendapat informasi adanya aksi pencurian tersebut. Saat itu juga, Petugas membawa kedua pelaku ke Mapolsek Penengahan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Dari keterangan sementara, pelaku DS dan SA mencuri motor korban yang tengah terparkir di samping rumah korban dengan cara merusak tempat kontak motor menggunakan kunci letter T,”terangnya.

Zainal Asikin