Beranda News Peristiwa Gajah Betina Taman Nasional Way Kambas Ditemukan Mati dengan Lima Luka Tembak

Gajah Betina Taman Nasional Way Kambas Ditemukan Mati dengan Lima Luka Tembak

523
BERBAGI
Petugas kepolisian Polsek Labuhan Ratu, dan Polisi Kehutanan saat mendatangi lokasi kejadian perkera ditemukannya gajah betina yang tewas akibat luka tembak di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur. (Fot:o:/Teraslampung/Ist)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG TIMUR — Pembunuhan satwa dilindungi di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur kembali terjadi, kali ini seekor gajah betina ditemukan mati dalam kondisi mengenaskan, Senin (12/2/2018) sekitar pukul 09.58 WIB. Kematian gajah tersebut diduga telah dibunuh oleh pemburu liar, pasalnya ditemukan adanya lima bekas luka tembak ditubuhnya.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Yudi Chandra saat dikonfirmasi melalui ponselnya, membenarkan adanya peristiwa penemuan bangkai gajah betina tersebut, dan petugas sudah mendatangi lokasi kejadian perkara untuk menyelidiki kasus kematian satwa dilindungi tersebut.

“Ya benar, petugas menemukan seekor gajah betina TNWK dengan kondisi sudah tewas akibat luka tembak,”ujarnya, Selasa (13/8/2018).

Menurutnya, bangkai gajah betina yang ditemukan itu, berusia sekitar 20 tahun dan diperkirakan sudah tewas sekitar dua atau tiga hari lalu.

Mantan Kapolres Way Kanan ini mengungkapkan, kematian satwa dilindungi tersebut, diketahui pertamakali saat tim polisi kehutanan (Polhut) dan RPU melakukan patroli di kawasan SPTN wilayah III Kuala Penet, Resor Kuala Penet TNWK wilayah Kecamatan Braja Slebah.

Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, kata Yudi, disekitar tubuh gajah betina tersebut, terdapat lima luka tembak yakni dibagian dada dan kepala. Selain itu juga, pada bagian lain seperti gading dan giginya sudah tidak ada.

“Dugaan sementara, gajah betina itu mati akibat luka tembak diduga ulah pemburu liar. Kasus kematian gajah ini, masih dalam penyelidikan tim dari Balai TNWK dan Polres Lampung Timur,”terangnya.

Loading...