Beranda Hukum Narkoba Ganja 200 Kg Gagal Diseberangkan Lewat Pelabuhan Bakauheni

Ganja 200 Kg Gagal Diseberangkan Lewat Pelabuhan Bakauheni

477
BERBAGI
Barang bukti ganja yang berhasil disita dari para penyelundup ganja dengan memasukkan barang haram ke ban serep pada 18 Februari 2017 lalu. (Ilustrasi)

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan, menggagalkan pengiriman ganja sebanyak 201 paket besar seberat 200 Kg di Seaport Interdiction Pelabuhan (SIP) Penyeberangan Bakauheni, pada Minggu (5/3/2017) lalu sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra mengatakan, ratusan kilogram ganja tersebut, ditemukan petugas di bagian bak mobil pick-up L300 warna hitam B 9958 NAJ yang dikemudikan tersangka Muhtar (40) warga asal Aceh.

“Untuk mengelabui petugas, bagian belakang mobil dimodifikasi,”ujarnya, Rabu (8/3/2017).

Adi Ferdian mengutarakan, pengungkapan ratusan kilogram ganja itu, bermula dari kecurigaan petugas terhadap kendaraan mobil pick-up L300 warna hitam yang dikemudian tersangka Muhtar saat akan melakukan penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni.

“Petugas curiga, karena bodi mobil bagian belakang sudah tidak seperti aslinya atau sudah dimodifikasi. Petugas mencoba mengintrogasi tersangka,”ungkapnya.

Pada saat petugas sedang memeriksa bodi bak mobil, kata Adi Ferdian, tersangka Muhtar berusaha melarikan diri. Petugas melakukan pengejaran, dan menghentikan pelarian Muhtar dengan timah panas di kakinya.

“Kecurigaan petugas benar, setelah diperiksa di bawah bak dan dinding bak mobil ditemukan ganja sebanyak 201 paket besar,”terangnya.

Dikatakannya, tersangka mengaku, 201 paket besar ganja tersebut milik seseorang dengan sebutan Abang (DPO). Rencananya, ganja itu akan diantarkan ke pemesannya bernama Erwin di daerah Tangerang. Mendapat informasi dari tersangka, saat itu juga petugas memburu Erwin di tempat yang sudah dijanjikan yakni di Jalan tol Cikupa, Tangerang. Namun setelah ditunggu, Erwin tidak datang.

“Tersangka mengaku, sudah tiga kali mengirimkan ganja tersebut kepada Erwin. Dari tiga kali pengiriman, dua kali berhasil lolos, dan terakhir dapat digagalkan petugas,”jelasnya.