Gara-Gara Mabuk Tuak, Anak Punk Tusuk Temannya Sendiri Hingga Kritis

  • Bagikan
Zainal Asikin/Teraslampung.com

ilustrasi orang mabuk
LAMPUNG SELATAN-Unit Reskrim Polsek Natar Lampung Selatan, meringkus anak punk pelaku penganiayaan, Feri Saputra (21) warga jalan Hi. Bermawi, Desa Kotabumi Udik Lampung Utara, pada Rabu malam (26/11) sekitar pukul 22.30 WIB di Batu Puru Desa Tanjung Sari Kecamatan Natar. 
Tersangka melakukan penusukan terhadap temannya sendiri bernama Johan Rusmanto Pulungan (22) warga Jalan Ratu Dibalau, Tanjung Senang, Bandarlampung. 
Kapolsek Natar, Kompol Yohanes Agustiandaru, mengatakan tersangka Fery Saputra melakukan penusukan terhadap temannya sendiri Johan Rusmanto Pulungan yang merupakan sesama anak punk. Kejadian penusukan tersebut pada Rabu malam (26/11) sekitar pukul 21.00 WIB saat keduanya usai keluar dari lapo tuak, tepatnya ditepi jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Batu Puru Desa Tanjung Sari Natar.
“Awalnya, keduanya usai minum-minum bersama di sebua Lapo tuak. Saat keluar dari lapo keduanya terjadi perang mulut, sehingga antara korban dan pelaku berkalahi dan keduanya sama-sama mengeluarkan senjata tajam jenis pisau. Karena perkelahian tersebut sempat dilerai, tak lama kemudian korban memasukkan pisaunya, saat korban lengah dimanfaat oleh pelaku dengan membabi buta menusukkan pisaunya ke tubuh korban,” kata Agustiandaru, Kamis (27/6).
Akibat dari kejadian tersebut, sambung Agustiandaru, korban mengalami luka yang cukup parah diantaranya dibagian wajah, perut, pinggang, punggung, dada dan bagian telapak tangan akibat tusukan pisau yang dilakukan oleh tersangka Fery. Korban yang tidak sadarkan diri akibat luka tusukan tersebut,  selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Abdoel Muluk untuk mendapatkan perawatan.
“Tersangka berhasil ditangkap petugas setelah mendapat laporan warga beberapa saat usai kejadian sekitar pukul 22.30 WIB. Namun tidak hanya korban saja yang diberikan perawatan, tersangka juga mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara karena menderita luka dibagian kepala. Untuk barang bukti yang diamankan, satu bilah senjata tajam pisau bayonet, satu buah baju kaus lengan pendek warna hijau yang berlumuran darah. Terhadap perkara tersebut, pihaknya masih melakukan penyidikan,”jelasnya.
  • Bagikan