Beranda Medsos Gara-gara Menulis Status Soal Pembagian Sembako, Warga Bandarlampung Nyaris Diperkarakan

Gara-gara Menulis Status Soal Pembagian Sembako, Warga Bandarlampung Nyaris Diperkarakan

374
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Gara-gara status Facebook, Rio (25), warga Srengsem, Bandarlampung, harus meminta maaf kepada pamong dan masyarakat Panjang, Bandarlampung.

Dalam status Facebook yang dibuat Rio Sabtu malam (18/4/2020) Rio menulis tentang pembagian sembako pendemi Covid-19 tidak harus orang tidak mampu saja tapi semuanya.

Selanjutnya dia menulis kalimat yang kotor dan kalimat yang tidak pantas di tulis di sini.

“Saya pribadi meminta maaf kepada Walikota Bandarlampung Bapak Herman HN, Camat Panjang dan Lurah Srengsem serta warga Bandarlampung atas status Facebook saya,” ungkap Rio, di Kantor Kelurahan Srengsem, Minggu 19 April 2020.

Dia mengaku menulis status Facebook itu karena kegelisahannya bukan dengan maksud melecehkan pamong di Panjang atau Pemkot Bandarlampung.

“Saya menulis di dinding Facebook bukan dengan maksud melecehkan pamong di kelurahan saya. Saya minta maaf jika status Facebook saya itu membuat tersinggung,” ujar warga RT 022 Lingkungan II, Kelurahan Srengsem itu.

Kemudian Rio berjanji akan menulis permintaan maafnya setelah sebelumnya dia sudah menghapus status Facebook yang bermasalah itu.

“Saya sudah hapus status Facebook saya dan pulang dari sini (kantor kelurahan) saya langsung menulis status permintaan maaf di akun Facebook saya,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Lurah Srengsem, Kecamatan Panjang, Bandarlampung Amri mengingatkan agar ke depan Rio lebih berhati-hati dalam bermain media sosial.
“Jangan karena merasa sendirian di kamar kemudian menulis Facebook semaunya. Padahal di media sosal itu kita berteman dengan banyak orang yang membaca status Facebook kita,” jelas Amri.

Selanjutnya Amri sebagai pamong menerima permintaan maaf dari Rio dan meminta Rio tidak mengulangi perbuatannya agar tidak timbul kegaduhan di masyarakat.

“Di tengah pendemi Covid-19 ini saya minta Rio untuk ikut empati jangan membuat kegaduhan. Saya maafkan Rio dan sebagai orang tua. Sekali lagi saya minta dia untuk berhati-hati bermain medsos,” ujarnya.

Dandy Ibrahim

Loading...