Beranda News Anakidah Gara-Gara Rp 100 Ribu, Gendro dan Yudi Habisi Nyawa Mantan Atlet Panahan...

Gara-Gara Rp 100 Ribu, Gendro dan Yudi Habisi Nyawa Mantan Atlet Panahan Lampung

5850
BERBAGI

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Hanya karena punya utang sebesar Rp 100 ribu, dua pemuda warga Desa Candi Mas, Natar, Lampung Selatan, Gendro Pramono (26) dan Yudi Ramadian (21) tega menghabisi nyawa Dodi Boy Penalesa (33), mantan atlet panahan Lampung.

Korban tewas di lokasi kejadian dengan sejumlah luka tusukan di tubuhnya, di pingir jalan dekat stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) Candi Mas, Natar Lampung Selatan, pada Rabu (7/12/2016) lalu sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian mengatakan, pembunuhan yang dilakukan tersangka Gendro dan Yudi terhadap korban Dodi, hanya dilatarbelakangi masalah utang piutang. Korban Dodi memiliki hutang sebesar Rp 100 ribu kepada Gendro. Uang tersebut digunakan korban untuk bermain judi koprok.

“Jadi, motif pembunuhan yang dilakukan kedua tersangka adalah masalah hutang piutang. Tersangka juga memiliki dendam pribadi terhadap korban,”ujar Adi Ferdian saat gelar ekspos di Mapolsek Natar, Kamis (8/12/2016) malam.

Adi Ferdian menjelaskan, sebelum terjadi pembunuhan tersebut, awalnya tersangka Gendro dan Yudi datang ke rumah korban untuk menagih hutang. Karena korban tidak ada di rumahnya, tersangka Gendro mengirimkan pesan singkat (SMS) kepada Dodi dan mengajak janjian bertemu di depan SPBE Candi Mas, Natar, Lampung Selatan.