Gara-gara Saling Ejek Nama Orang Tua, AW Tusuk Agus dengan Obeng Hingga Tewas

  • Bagikan
Ilustrasi

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Pertikaian dua orang remaja hingga berujung kematian, terjadi akibat saling ejek dengan menyebutkan nama orang tua. Agus Setiawan (15) warga Desa Bumiagung, Tegineneng, Pesawaran tewas setelah ditusuk obeng tepat mengenai dadanya oleh temannya sendiri berinisial AW (15) warga Natar Lampung Selatan, pada Selasa malam (12/5) lalu sekitar pukul 20.00 WIB di Stasiun Kereta Api Tegineneng, KM 39 Dusun Haduyang, Natar Lampung Selatan.

Kapolsek Natar Lampung Selatan, Kompol M. Reza Chairul Akbar Sidiq saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan, terjadinya pertikaian dua remaja yakni, Agus Setiawan (15) dan AW (15) hingga mengakibatkan satu orang korban bernama Agus Setiawan meninggal dunia setelah ditusuk menggunakan obeng tepat di bagian dada.

“Pada saat kejadian, korban sempat dilarikan ke RSUDAM oleh warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan, setibanya di rumah sakit nyawa korban tidak dapat diselamatkan (meninggal) karena terlalu banyak mengeluarkan darah,”kata Reza kepada teraslampung.com, Kamis (14/5) malam.

Setelah menusuk temannya sendiri, sambung Reza, pelaku AW pada saat itu juga langsung kabur melarikan diri. Pihaknya mendapat laporan kejadian penusukan tersebut dari warga, saat itu juga petugasnya langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi.

“Berselang beberajam kemudian setelah terjadinya penusukan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, pelaku penusukan AW datang menyerahkan diri ke Mapolsek Natar dengan diantar oleh pihak keluarganya. Saat ini, pelaku AW sudah di amankan dan sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsekta. Barang bukti yang diamankan, satu buah obeng yang digunakan pelaku untuk menusuk korban, pakaian korban dan pakaian milik pelaku,”kata dia.

Dari keterangan pelaku diketahui bahwa  sebelumnya keduanya bertemu di Stasiun Kereta Api Tegineneng, Dusun Handuyung, Natar. Lalu keduanya bersama teman lainnya nongkrong dan ngobrol bersama,  ditengah obrolan keduanya saling candaan, di saat bercanda tersebut korban Agus Setiawan memulai mengejek pelaku AW dengan menyebut nama orang tua pelaku. Saat itu juga, pelaku pun melakukan hal sama terhadap korban Agus.

Karena tidak terima dan tersinggung nama orang tuanya disebutkan, korban tiba-tiba memukul pelaku lalu keduanya berkelahi. Pada saat keduanya berkelahi, pelaku AW menusukan obeng yang dipegangnya kearah korban dan tusukan tersebut tepat mengenai dada korban hingga akhirnya korban tersungkur.

“Awalnya Agus dan AW saling canda hingga berujung saling ejek dan menyebutkan nama orang tua (bapak) mereka masing-masing. Akhirnya kedua remaja (pelaku dan korban) berkelahi, dan terjadi penusukan yang mengakibatkan korban Agus tewas tertusuk obeng oleh pelaku AW. Pasal yang disangkakan, Pasal 351 Jo Pasal 338 Jo Pasal 340 KUHP,”jelasnya.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page