Gasak Harta Mertua Rp1 Miliar, Ibu Muda di Tanggamus Diringkus Polisi

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Ramkn Zamora bersama Polwan saat menangkap tersangka di sebuah apartemen di Yogyakarta, Selasa (13/4/2021). Foto: Polres Tanggamus

TERASLAMPUNG.COM — RSF (32) seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Kabupaten Tanggamus diringkus petugas Satreskrim Polres Tanggamus karena diduga menggasak harta mertuanya sendiri hingga Rp1 miliar. RSF dicokok polisi di Apartemen Malioboro City Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (13/4/2021).

“Tersangka ditangkap saat berada di Apartemen Malioboro City,  Yogyaarta saat sedang bersama PIL (pria idaman lain) pada Selasa (13/4/21) pukul 21.00 WIB. Selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Tanggamus,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus, Iptu Ramon Zamora, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., Kamis (15/4/2021).

Menurut Ramon, saat ditangkap RSF berstatus DPO atau buron selama dua tahun dalam perkara pencurian dalam keluarga. Ia diduga mengambil sejumlah harga berharga milik Farizal Indra (62), mertua RSF, warga Pekon (Desa) Terbaya, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus.

RSF sendiri adalah warga Pekon Sridadi Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus.

Iptu Ramon mengungkapkan,  pencurian yang dilakukan RSF terjadi pada Juli 2015 di Jalan Ir. Hi. Juanda Pekon Terbaya. Barang yang dilaporkan dicuri antara lain satu  BPKB mobil Toyota Avanza dan sertifikat tanah milik korban. BPKB tersebut dianggunkan oleh pelaku ke leasing BESS Finance di Telukbetung, Bandarlampung.

Pada 2017, kata Iptu Ramon, tersangka kembali mengambil 2 buah sertifikat rumah milik korban masing-masing sertifikat rumah di Perumahan BKP Blok V No 251 Kemiling Bandarlampung dan Blok J No 79 Kemiling Bandar Lampung. Dua sertifikat tersebut saat ini telah berpindah tangan (kepemilikan) atasnama orang lain.

“Pada 29 Oktober 2018 korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tanggamus. Total kerugian korban ditaksir sekitar Rp1 miliar,” kata Ramon.

Selain mencuri barang milik mertuanya, selama dua tahun melarikan diri tersangka juga membawa dua anaknya yang berusia 3 dan 6 tahun.

“Kedua anak itu biasa diasuh oleh mertuanya dan merupakan cucu kesayangan metuanya. Karena dua cucunya dibawa anak menantunya, mertuanya banyak berpikir bahkan sakit keras,” katanya.

Saat diperiksa polisi, tersangka mengaku mencuri barang berharga milik mertuanya karena terlilit utang pada rentenir.

“Pengakuan tersangka untuk membayar utang.Namun melihat keadaan tersangka diduga uang hasil kejahatan dipakai untuk gaya hidup mewah,” kata Iptu Ramon.

Kini RSF ditahan di tahan di Polres Tanggamus. Ia akan dijerat dengan pasal 367 junto 362 KUHPidana dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.

 

  • Bagikan