Beranda Seni Hiburan Gebyar Asyik Sampoerna: Tetap Seru meski Diguyur Hujan

Gebyar Asyik Sampoerna: Tetap Seru meski Diguyur Hujan

400
BERBAGI
GBA di Talangpadang (teraslampung/SN)

TANGGAMUS, teraslampung.com – Kompetisi permainan rakyat Gebyar Asyik Sampoerna (GBA) di Lapangan Tangsi, Talang Padang, Pringsewu, Lampung diguyur hujan lebat.

Rangkaian acara yang diawali dengan nyeruit bareng berbagai komunitas usia dewasa diawali dengan ‘nyeruit bareng’. Nyeruit merupakan salah satu makanan khas Lampung yakni berupa sambal yang dicampur dengan mangga muda. Kemudian acara dilanjutkan dengan atraksi permainan tradisional.

Atraksi para penggiat  komunitas unik itu terpaksa ditunda pelaksanaannya karena lokasi diguyur hujan lebat. Menurut Associate Account Director PT Visicita Imaji Semesta,Nurfina Miryam, pada Sabtu (26/4/2014) permainan rakyat melibatkan perokok dewasa atau usia minimal 18 tahun.

Kegiatannya berupa atraksi yang merajut kebersamaan seperti permainan tradisional gobak sodor, panjat pinang dan kuliner makanan khas Lampung salah satunya adalah nyeruit.

“Tahun 2014 ini, pergelaran Gebyar Asyik Sampoerna diawali di Provinsi Lampung dan akan hadir di 10 kota lainnya seperti Karawang, Jakarta, Subang, Purwokerto, Malang, Mojokerto, Kediri, Tasikmalaya dan Serang,” kata Nurfina Miryam.

Lebih lanjut ia mengatakan, Gebyar Asyik tahun ini, mengangkat tema ‘Kebersamaan yang melibatkan beragam komunitas’. Yang hadir dalam gebyar di Lampung antara lain komunitas Vespa, komunitas pengusaha muda dari Bandarlampung dan lainnya.

“Dalam kegiatan ini, kami menyeleksi ketat peserta yang hadir, mereka harus berusia minimal 18 tahun dan itu diseleksi digerbang pintu masuk oleh petugas kami,” kata dia.

Gebyar asyik akan ditutup dengan ajang kolaborasi para artis dan grup band papan ata Indoneneia seperti Armada, Project Pop dan  Rina Nose dengan menampilkan pertunjukan yang harmonis di atas panggung. (Siti Nur’aeni)

Loading...