Beranda Hukum Kriminal Gelar Operasi Zebra, Polres Tulangbawang Bekuk Komplotan Pencuri

Gelar Operasi Zebra, Polres Tulangbawang Bekuk Komplotan Pencuri

3695
BERBAGI
Pelaku pencuri spesialis sasaran rumah kosong dibekuk petugas Satlantas Polres Tulangbawang. Foto: Istimewa
Pelaku pencuri spesialis sasaran rumah kosong dibekuk petugas Satlantas Polres Tulangbawang. Foto: Istimewa

Zainal Asikin | Teraslampung.com

MENGGALA — Satuan Lalu Lintas Polres Tulangbawang (Tuba), meringkus dua orang anggota komplotan pencuri spesialis sasaran rumah kosong, Senin (28/10/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. Kedua pelaku ditangkap saat polisi sedang menggelar Operasi Zebra Krakatau 2019 di Jalan lintas timur (Jalintim) KM 142, Kampung Kahuripan Dalem, Kecamatan Menggala Timur, Tulangbawang.

Kedua pelaku adalah DM (33) dan HA (32), keduanya warga Talang Bali, Kelurahan Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Penangkapan dua pelaku spesialis curat rumah kosong itu, saat anggota Satlantas kami yang dipimpin langsung Kasatlantas AKP Agustinus Rinto sedang menggelar Operasi Zebra Krakatau di hari keenam,”kata Kapolres Tulangbawang, AKBP Syaiful Wahyudi, kepada Teraslampung.com, Selasa (29/10/2019).

“Kedua pelaku dan barang bukti, sudah kami serahkan ke Polresta Bandarlampung semalam,”ujarnya.

AKBP Syaiful Wahyudi mengutarakan, awalnya petugas melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas di Jalintim KM 142, Kampung Kahuripan Dalem, Menggala Timur. Lalu melintas mobil Mitsubishi Pajero Sport warna putih plat nomor BG 1168 BG dari arah Bandarlampung menuju ke Palembang, Sumatera Selatan.

Kemudian, petugas menghentikan laju kendaraan yang dikemudikan pelaku DM dan menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan. Dari dalam mobil, salah satu penumpang (pelaku) keluar dan langsung kabur.

“Karena melihat hal itu, peetugas langsung mengejar dan berhasil menangkapnya tak jauh dari lokasi pemeriksaan kendaraan,”ungkapnya.

Merasa curiga, kata AKBP Syaiful Wahyudi, petugas melakukan penggeledahan di dalam mobil, dan ditemukan barang bukti berupa lima buah kunci L, dua buah linggis, satu buah gunting besar, obeng, lakban warna hitam, pisau cuter, empat bilah senjata tajam jenis pisau garpu, GPS dan tas rangsel besar warna hitam.

“Tidak hanya itu saja, ditemukan juga uang tunai Rp 48,4 juta, lalu uang asing sebanyak 107 dolar singapura dan tiga keeping emas seberat 15 gram,”bebernya.

Selanjutnya, kata mantan Kapolres Pesawaran ini, pelaku dan sejumlah barang bukti yang disita, dibawa ke Mapolres Tulangbawang guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian dengan modus bobol rumah kosong di beberapa TKP di wilayah hukum Polresta Bandarlampung”terangnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Rosef Efendi saat dikonfirmasi membenarkan adanya pelimpahan pelaku curat rumah kosong dari Polres Tulangbawang.

“Ya benar, tadi pagi kami menerima pelimpahannya dan saat ini kedua pelaku masih dimintai keterangan untuk pengembangan kasusnya,”ujarnya.

Dikatakannya, dari hasil keterangan sementara dan juga laporan, baru ada satu TKP yang sesuai dengan kasus atau aksi dari kedua pelaku.

“Baru ada satu TKP sementara ini, yakni di daerah cimeng, Telukbetung,”ungkapnya.

Saat disinggung apakah kedua pelaku beraksi menggunakan senjata api, mantan Kapolsek Natar, Lampung Selatan ini mengaku belum dapat memastikan dan adanya indikasi yang mengarah hal tersebut.

“Kalau untuk hal itu belum ada, tapi masih didalami lagi. Mereka (pelaku) ini spesialis bobol rumah kosong, begitu ada target rumah yang ditinggal pergi pemiliknya, para pelaku ini langsung beraksi,”terangnya.

Dia menambahkan, aksi pencurian modus bobol rumah kosong tersebut, disinyalir dilakukan lebih dari dua orang pelaku.

“Kuat dugaan pelaku lebih dari dua orang, yang jelas kami masih kembangkan kasusnya,”pungkasnya.