Beranda News Nusantara Gempa 7,2 SR di Maluku Utara, Sejumlah Rumah Roboh

Gempa 7,2 SR di Maluku Utara, Sejumlah Rumah Roboh

350
BERBAGI
Pusat gempa di Kabupaten Maluku Utara, Minggu malam, 17 Juli 2019 (Sumber: BMKG)

TERASLAMPUNG.COM — Sejumlah rumah warga di beberapa desa di wilayah Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, dilaporkan ambruk setelah gempa 7,2 magnitudo mengguncang wilayah tersebut, Minggu (14/7/2019) sekitar pukul 16.10 Waktu Indonesia Timur (WIT) atau 18.10 WIB.

Sementara itu, sejak pukul 18.10 WIT hingga Senin dini hari (15/7/2019) gempa susulan sudah terjadi belasan kali. Sebanyak delapan kali di antaranya berkekuatan di atas 5 SR.

Menurut Kabid Bidang Kedaruratam dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuha, Sudarto, laporan yang sudah diterima pihaknya menyebutkan ada sejumlah rumah warga yang rusak dan roboh akibat gempa tersebut.

Frekuansi gempa di Maluku Utara malam ini, 14 Juli 2019. Sumber: BMKG

Desa yang kena dampak gempa antara lain: Desa Gane Dalam, Ranga-Ranga, Lemo-Lemo, Bacan Timur. Bori, dan Saweang.

“Di Desa Gane Dalam yang dekat dengan titik gempa dan ada laporan beberapa rumah warga di sana roboh. Rumah roboh juga terjadi di  Desa Ranga-Ranga, Lemo-lemo dan Bacan Timur, Bori, dan Saweang,” kata Sudarto.

Sudarto mengaku pihaknya masih mendata jumlah rumah dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa dan belum meninjau desa yang terkena gempa.

“Saat ini kami masih fokus akan fokus tanggap darurat,” katanya.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah Labuha pada pukul 18.10 WIT. Episentrum gempa tersebut berada pada titik koordinat 0.59 Lintang Selatan dan 128.06 Bujur Barat atau berjarak 62 km Timur Laut Labuha, Maluku Utara . Ada pun gempa tersebut berada pada kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.

 

Loading...