Beranda News Peristiwa Gempa 7,4 SR, Ribuan Warga Mengungsi di Kantor Gubernur Lampung

Gempa 7,4 SR, Ribuan Warga Mengungsi di Kantor Gubernur Lampung

355
BERBAGI
Para pengungsi di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Jumat malam (2/8/2019).

TERASLAMPUNG.COM — Ribuan warga Telukbetung mengungsi lapangan Korpri di Kantor Gubernur Lampung sejak gempa terjadi, Jumat malam, 2 Agustus 2019.

BACA: Takut Tsunami, Warga Pesisir Bandarlampung Mengungsi ke Kantor Gubernur dan Masjid Al Furqon

Para pengungsi yang dihubungi teraslampung.com rata-rata mengatakan akan bermalam di kantor gubernur hingga dinyatakan aman.

“Saya datang ke sini (Kantor Gubernur Lampung) sejak jam delapan bersama cucu saya yang lain menyusul pake motor. Rencananya malam ini kami akan menginap di sini sampe dinyatakan aman,” ungkap Epi (65), warga Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung.

Ungkapan yang sama juga disampaikan Hartono, bapak tiga anak itu bersama isterinye, Tati juga sementara malam ini akan menginap di Kantor Gubernur Lampung.

“Waktu gempa terjadi saya lagi buat kopi, tiba-tiba goyang rumah saya sampe bunyi kreket-kreket. Saya langsung lari keluar sampe lupa matikan kompor untung istri saya yang matikannya,” jelas Hartono (48) yang mengaku tinggal di atas laut.

Warga yang tinggal di atas laut seperti juga diakui Rosmiati (52) warga Gudang Lelang goyangan gempa dirasakan cukup keras hingga dia berfikir rumahnya akan rubuh.

“Waktu gempa terjadi saya ketakutan rumah saya akan rubuh, rumah saya di atas laut goyangnya kuat sekali pak. Tetangga saya keluar semua saya ikut juga.”

“Kepengennya saya pulang tapi kalo belum ada keterangan aman ya saya tidur di sini bersama rombongan,” ungkap Rosmiati.

Sementara itu Kasubid logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung Jon Arif menjelaskan pihaknya akan menyiapkan tenda serta dapur umum jika BMKG belum menyabut statusnya.

“Kami menunggu informasi dari BMKG, jika belum dicabut kami akan menyiapkan tenda dan dapur umum,” jelas Arif.

Ketika ditanyakan kondisi di kabupaten lain Arif mengatakan sudah berusaha menghubungi petugas di Kabupaten Tanggamus dan Pesisir Barat.

“Saya sudah ngontak teman-teman di sana tapi sampai saat ini belum mendapat informasi dari sana,” katanya.

Dandy Ibrahim

Loading...