Beranda News Teras Lamsel Gempa 7,4 SR, Warga Kunjir Lampung Selatan Mengungsi ke Dataran Tinggi

Gempa 7,4 SR, Warga Kunjir Lampung Selatan Mengungsi ke Dataran Tinggi

291
BERBAGI
Warga pesisir pantai Bandarlampung mengungsi di Kantor Gubernur Lampung, Jumat malam (2/8/2019).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Gempa berkekuatan magnitude 7,4 SR yang mengguncang Sumur Banten, Jumat (2/8/2019) malam sekitar pukul 19.03 WIB. Khawatir terjadi tsunami, masyarakat Desa Kunjir, Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan mengungsi ke dataran tinggi.

BACA: Desa Kunjir Lampung Selatan Setelah Dihantam Tsunami Selat Sunda

Salah seorang warga Desa Kunjir, Setiawan (42) menuturkan, begitu merasakan adanya getaran gempa, warga Desa Kunjir langsung berhamburan lari keluar rumah dan menyelematkan diri.

“Ya hampir semua warga sudah mengungsi, hanya beberapa orang saja yang masih bertahan. Warga
mengungsi ke dataran tinggi, jadi untuk warga Desa Kunjir banyak mengungsi ke Desa Krinjing,”ujarnya melalui ponselnya kepada teraslampung.com, Jumat (2/8/2019) malam.

Dikatakannya, selain dirinya, orangtua beserta anak dan istrinya juga ikut mengungsi. Selain warga Desa Kunjir, sejumlah warga Desa Way Muli juga ikut mengungsi.

Hingga saat ini, lanjut Iwan, kondisi pesisir pantai di daerah tempatnya tinggal masih terlihat normal. Meski demikian, warga tidak ada yang berani mendekat di bibir pantai dan mereka sudah banyak yang mengungsi.

BACA: Tsunami di Selat Sunda,Ini Kondisi Terbaru di Desa Kunjir Lampung Selatan

“Kondisi air lau memang masih normal dan surut juga tidak, adanya pasang juga tidak begitu terlihat. Meski demikian, saat ini warga tidak ada yang berani dekat lalut,”ungkapnya.

Sementara Camat Rajabasa, Sabtudin ketika dikonfirmasi mengatakan, terkait hal itu, ia menghimbau warganya melalui seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Rajabasa untuk tetap waspada dan berjaga-jaga. Potensi tsunami akibat gempa Sumur Banten 7,4 SR.

“Gempa itu juga terasa juga di wilayah Kecamatan Rajabasa, dan alhamdulilah kondisinya tetap aman. kami juga meminta kepada warga, tetap waspada dan bersiap-siap mengungsi ke dataran yang lebih tinggi jika terjadi gempa susulan dan berpotensi tsunami,”terangnya.

Sementara untuk di wilayah Kalianda, kata Sabtudin, gempa bumi 7,4 SR yang mengguncang Sumur Banten tersebut, tidak begitu terasa. Namun sebagian warga di Kecamatan Kalianda, sempat heboh lantaran mendapat kabar itu dari daerah lain.

“Alhamdulillah dan bersyukur, kondisi di Kecamatan Rajabasa dan sekitarnya hingga saat ini aman, bahkan air laut pun tetap tenang,”pungkasnya.

Loading...