Beranda Seni Musik Go Ahead Chalengge 2017 Hadir Kembali di Kota Bandarlampung

Go Ahead Chalengge 2017 Hadir Kembali di Kota Bandarlampung

789
BERBAGI
Para semifinalis GAC 2017
Para semifinalis GAC 2017

TERASLAMPUNG.COM—Go Ahead Challenge (GAC) Festival hadir  kembali  dan menyapa kaum muda Kota Bandarlampung,  di Lapangan Saburai, Bandarlampung, Kamis (16/11/2017).

Menurut salah satu musisi terkemuka Indonesia, Ardy Chambers, festival seni kreatif yang merupakan rangkaian dari kompetisi Go Head Challenge yang memasuki tahun ketiga.

Perhelatan ini membuka ruang untuk para seniman dari berbagai daerah Lampung yang merupakan kota terakhir dari perjalanan festival bertambah semarak dengan berkumpulnya para emerging artis seniman musisi profesional tanah air liga komunitas kreatif untuk berekspresi dan berkolaborasi.

“GAC festival tidak hanya menghadirkan para pegiat seni kreatif untuk berekspresi bersama namun ajang tersebut juga merupakan bentuk apresiasi atas beragam karya yang berhasil dipersembahkan oleh para semifinalis GAC 2017 atas dukungan Sampoerna kini siapapun yang memiliki talenta seni baik itu bidang visual Art Photography maupun style dapat menunjukkan diri mereka kepada masyarakat luas dan belajar dari para seniman tanah air lainnya,” kata Ardi Chambers, dalam konferensi pers di Lapangan Saburai, Kamis (16/11/2017).

Pada ajang GAC festival para semifinalis dari bidang seni visual, fototgrafi, dan musik turut mempresentasikan karya mereka secara visual di ruang pamer bertajuk “Asbes”. Mereka memamerkan karya masing-masing yang sebelumnya telah didaftarkan melalui goaheadpeople.id dengan lebih apik dan menarik

Riri Ferdiansyah, salah satu semifinalis di bidang musik asal Jambi menyatakan rasa bangga atas hasil karya yang membawanya hingga pada tahap ini ,

“Senang sekali saya dapat menunjukkan kemampuan saya di bidang musik dan diberikan kesempatan oleh Sampoerna untuk bergabung di ajang GAC festival melihat karya saya dapat dinikmati banyak orang dan bersanding dengan karya-karya luar biasa lainnya adalah sebuah kebanggaan tersendiri Saya berharap saya dapat melaju ke tahap selanjutnya dan bertemu dengan para tokoh seni tanah air lain untuk menimba ilmu dan bereksplorasi lebih jauh ,”ujar Riri.

Selain karya para semifinalis yang dipamerkan di A Space terdapat pula karya karya dari para tokoh seni terkemuka tanah air yang berperan sebagai curator GAC 2017 yaitu Adi Darmawan Aston Ismail Ajeng Safa Setya Ari dan Iga Massardi dengan mengangkat tema Mayor scale yang diambil dari istilah seni musik karya-karya Mereka terlihat harmonis mengisi ruang pamer dengan berbagai medium dari bidang seni yang beragam.

Bandarlampung merupakan kota terakhir yang dikunjungi gak festival setelah Samarinda Jogjakarta dan Bandung dari 48 semifinalis yang berhasil tersaring 4 kota tersebut nantinya akan dipilih 12 finalis untuk pameran karya di Jakarta pada Desember mendatang , Kemudian mereka akan dinobatkan sebagai pemenang di GAC 2017 yang nantinya mendapatkan pengalaman berseni di Amerika Serikat.

Adapun selama proses kompetisi para peserta dapat belajar dari para tokoh seni terkemuka tanah air melalui workshop Jalan serta berbagai kelas kreatif yang membuatku menjadi lebih dari sekedar in kompetisi kreatif tapi sebuah ruang untuk mengembangkan diri.

Sementara itu, Aleks Kowalsky , salah satu kurator GAC untuk karya style, berharap di Kota Bandarlampung akan menemukan mutiara terpendam dari Lampung .

”Saya berharap nanti menemukan mutiara terpendam disini dan  para pemenang dari Lampung dapat terus berkarya dan menginspirasi banyak orang pada seni kreatif di Indonesia dan Lampung pada khususnya ,” katanya.

(Lina)

Loading...