‘Quck Count’ Pilgub Lamoung: Golkar Minta Semua Pihak Tahan Diri Sebelum Penetapan KPU

  • Bagikan

Bandarlampung/Teraslampung.com—DPD Partai Golkar Lampung meminta semua pihak untuk menahan diri sebelum penghitungan dan penetapan bakal calon legislatif dan pilgub.

Hal itu dikatakan Sekretaris Partai Golkar Lampung Ismet Roni melalui rilisnya yang diterima Teraslampung.com, Kamis (10/4) pukul 14.30.

Menurut Ismet Roni pada pelaksanaan pemilu legislatif (pileg) dan pemilihan gubernur (pligub), kemarin (9/4), banyak caleg yang memainkan media guna menggiring opini untuk memenangkan pasangan calon (pilgub) dan caleg.

Dikatakan Ismet, tim hitung cepat DPD Golkar Lampung sempat kebingungan dengan hasil survey dan quick count yang dilakukan beberapa lembaga survey terkait pilgub dan pileg.

“Belum saja penghitungan suara untuk pilgub dimulai pukul 16.00 WIB (9/4), ada lembaga survey yang mengklaim telah memperoleh suara 42% pada pilgub dengan tingkat partisipasi pemilih 74%. Ini kan perbuatan gak bener,” ujar Ismet mencontohkan.

Dilanjutkan Ismet, belum juga usai penghitungan hasil pileg DPR-RI, sudah terekspos di media nama-nama tertentu sudah hampir dipastikan melenggang ke Senayan.

Seperti, kata dia, untuk dapil Lampung 1 tertera di layar kaca Dwi Aroem Heidati bakal masuk Senayan, sementara penghitungan Partai Golkar merujuk  pada Erwin Ricardo Silalahi dan Reza Pahlevi yang teratas.

“Untuk dapil Lampung II, tampil Azis Syamsudin sebagai juara dalam pertarungan di sana.  Sementara penghitungan Partai Golkar masih menempatkan Hari Warga Negara dan I Made Bagiase sebagai puncak klasemen yang mewakili Lampung II.”

Dari contoh-contoh di atas, imbuh Ismet Roni, Golkar Lampung menyesalkan hitung cepat yang dilakukan tim-tim survey yang ada di daerah. “Saya khawatir ini akan menggangu pelaksanaan pileg dan pilgub yang hampir dipastikan berlangsung aman dan nyaman tanpa ada gangguan dari berbagai pihak,’’ujar ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Lampung ini.

Tidak Linier

Sementara itu, Juru Bicara Tim Alzier-Lukman, Erlan H juga menyesalkan atas perolehan suara pasangan cagub Alzier-Lukman yang tidak linier atau sebanding dengan perolehan pileg.

Meski  saat ini masih bersifat hitungan sementara, jika faktanya kemudian tidak sebanding, ditegaskannya, Ketua Partai Golkar Lampung, M. Alzier Dianis Thabranie akan mengambil sikap.

“Menurut Pak Alzier, partai akan mengambil sikap yang tegas terhadap ketimpangan perolehan suara pada pileg dan pilgub,” katanya.

Soal  sikap apa yang akan diambil Ketua Golkar, Erlan menyatakan, akan didasarkan pada penilaian masing-masing caleg.

Ditambahkan Erlan, selain faktor caleg Golkar tidak mensosialisasikan pasangan calon (paslon) gubernur yang diusung Golkar (AMAN-No 4), faktor minimnya perolehan suara lebih disebabkan pada banyaknya kasus money politik dan bagi-bagi sembako.

“Alzier-Lukman kan gak bagi-bagi uang apalagi sembako. Wajar-wajar saja kalau perolehan suaranya di luar perhitungan. Kami yakin masyarakat Lampung akan menebus kesalahan ini,’’ungkap Erlan didampingi A.Faanzir, Tim Hukum AMAN.(R/isbedy stiawan zs)

  • Bagikan