GP Ansor dan Yayasan Shuffah Kerjasama Garap Lahan Produktif

  • Bagikan

Aan Frimadona Rosa

WAY KANAN – Lahan seluas 13 hektare milik Yayasan Shuffah di Blambangan Umpu Waykanan akan digunakan Gerakan Pemuda Ansor Waykanan sebagai lahan produktif dan kelak juga akan menjadi sumber pendanaan aktivitas GP Ansor. Kerjasama kedua lembaga itu ditandatangani di Blambangan Umpu, baru-baru ini.

Menurut ketua GP Ansor Waykanan, Supri Iswan, pihak Yayasan Shuffah menawarkan pihaknya bekerja sama menumbuhkan perekonomian yang memungkinkan menggerakan roda organisasi.

“Hal tersebut kami sambut baik untuk tawaran ini. Kerjasama ini diprakarsai Direktur Program Ansor Digdaya (Mendidik Generasi Memberdayakan Masyarakat) Waykanan Gatot Arifianto. Pada Minggu (22 Juni 2014) kami tandatangani kontrak kerja sama itu. Intinya kerja sama ini mengarah pada kemajuan organisasi,” kata Supri, Rabu (25/6).

Khairul Huda, ketua Yayasan Shuffah,  mengatakan lahan seluas 13 hektare itu memang sudah ditanami sengon dengan usia sekitar dua tahun. Namun demikian, sisa lahan yang masih memadai bisa ditanami tumbuhan produktif yang menghasilkan secara ekonomi.

“Kami mengajak GP Ansor memanfaatkannya selama tiga tahun ke depan,” ujar Huda menjelaskan.

Menurut Khairil, 80 persen keuntungan penanaman di lahan tersisa itu menjadi bagian GP Ansor Waykanan. Sementara 20 persennya akan diserahkan untuk anak yatim piatu asuhan Yayasan Shuffah.

“Yayasan Shuffah sedang merintis pembangunan panti asuhan mandiri. Di tempat itu, kami menginginkan mereka keluar dari panti asuhan dengan bekal pendidikan formal, agama, keterampilan, serta modal,” ujar Huda.

Huda menegaskan, pihaknya menaruh kepercayaan pada pihak GP Ansor Waykanan mengingat hubungan baik melalui sejumlah kerja sosial bersama seperti sunatan misal dan lainnya.

  • Bagikan