Beranda Hukum Korupsi Gratifikasi Pengesahan APBD Tanggamus, Bambang Kurniawan Minta Penyidik Seret Tersangka Lain

Gratifikasi Pengesahan APBD Tanggamus, Bambang Kurniawan Minta Penyidik Seret Tersangka Lain

438
BERBAGI
Bambang Kurniawan (kedua dari kiri) keluar dari ruang sidang PN Tanjungkarang, Rabu (10/5/2017). Ia minta penyiidik menyeret para anggota DPRD Tanggamus yang terlobat dalam kasus gratifikasi menjadi tersangka.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Terdakwa kasus tindak pidana korupsi gratifikasi, Bupati nonaktif Tanggamus, Bambang Kurniawan akan mengajukan pembelaan terhadap tuntutan jaksa penuntut umu (JPU). Dalam perkara tersebut, jaksa menuntut Bambang dengan hukuman pidana selama tiga tahun penjara.

Usai persidagan dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Bambang Kurniawan menyatakan, dalam kasus tersebut, bukan dirinya sebagai pelaku utama.

“Bukan saya pelaku utamanya, ada pelaku lain yang terlibat dalam perkara ini dan harus diusut mestinya dengan penyidik,”ujar Bambang saat berjalan keluar ruang sidang, Rabu (10/5/2017).

Dikatakannya, dalam perkara ini, ia juga meminta agar penyidik segera menyeret para pelaku lainnya yang terlibat.

“Kasus ini kan ada yang memberi dan ada yang menerima, jadi saya minya yang menerima harus diproses juga secara hukum,”ungkapnya.

Bambang menegaskan, dalam perkara ini, dirinya telah dijebak dengan para anggota DPRD Tanggamus. Karena adanya faktor unsur politik, serta faktor ketidaksukaan dirinya sebagai Bupati Tanggamus.

“Saya ini dijebak dengan mereka (anggota DPRD). Saya berikan uang ke mereka, karena sudah beberapakali minta. Alasannya menjaga hubungan baik, jadi ini benar-benar faktor politik,”terangnya.

Sementara M Joni, kuas hukum Bambang mengatakan, bahwa ada fakta-fakta persidangan yang tidak dimunculkan oleh jaksa dalam surat tuntutannya. Menurutnya, fakta persidangan tersebut, kliennya tidak pernah bertemu dengan Bayu, Kabag Umum Tanggamus memberikan uang untuk anggota DPRD Tanggamus.

“Fakta persidangan lainnya yang tidak dimunculkan jaksa, yakni mengenai kliennya tidak pernah menjanjikan uang kepada anggota DPRD,”jelasnya.

Dikatakannya, bahwa kliennya juga tidak pernah menjanjikan uang saat bertemu dengan tim lobi dan para Ketua Fraksi di Pringsewu.

Loading...