Beranda News Pusiban Gubernur Arinal Buka Festival Kopi Lampung Barat 2019

Gubernur Arinal Buka Festival Kopi Lampung Barat 2019

1123
BERBAGI
Gubernur Arinal Djunaidi memetik biji kopi di Kampung Rigis Jaya pada Festival Kopi Lampung Barat, Selasa (9/7/2019).
Gubernur Arinal Djunaidi memetik biji kopi di Kampung Rigis Jaya pada Festival Kopi Lampung Barat, Selasa (9/7/2019).

TERASLAMPUNG.CON — Usai mengikuti Rakor Gubernur se-Sumatera di Bengkulu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi langsung terbang ke Lampung Barat untuk membuka Festival Kopi Lampung Barat, di Kampung Kopi Rigis, Desa Rigisjaya, Kecamatan Airhitam, Lampung Barat, Selasa (9/7/2019).

Saat menyampaikan sambutan, Arinal menegaskan akan terus berkomitmen mewujudkan petani Lampung Berjaya.

“Saya sangat berkomitmen untuk menyejahterakan petani Lampung. Tahun depan saya akan mengembangkan kopi di Lampung. Kalau biasanya produksi kopi hanya kisaran 0,78 ton/hektare, ke depannya akan menjadi 4 ton/hektare. Dan ini akan saya terapkan di Lampung untuk kesejahteraan petani Lampung,” ujar Arinal.

Menurut Arinal produksi kopi Indonesia, khususnya di Lampung, dapat mengalahkan produksi kopi vietnam.

“Pada kisaran 10-15 tahun lalu Vietnam belajar tentang kopi di Lampung, namun mereka sekarang bisa menghasilkan kopi 7 ton/hektar. Tapi belum tentu bisa segitu. Oleh karena itu, saya akan mulai mengembangkan bibit kopi Lampung menjadi 4 ton/hektar. Dan akan disebar di beberapa wilayah Lampung seperti Lampung Barat, Tanggamus dan Way Kanan,” jelas Gubernur.

Gubernur Arinal menjelaskan penanaman kopi itu nantinya tidak harus ditanam di kawasan hutan, tetapi dapat ditanam dengan memanfaatkan lahan sendiri. “Insya Allah kopi kita nanti bisa berada di kawasan hutan rakyat, sehingga bisa diterapkan penggunaan teknologinya. Dan nanti bukan hanya kopi saja, tetapi coklat juga akan diterapkan yang produksinya mencapai 4 ton/hektar,” jelasnya.

Untuk mewujudkan komitmennya, Gubernur Arinal akan menemui para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) pada bulan September 2019 mendatang untuk membicarakan permasalahan kopi Lampung.

“Saya akan duduk bersama dengan para pengusaha untuk memikirkan terkait penyelesaian permasalahan kopi, mulai dari peningkatan kualitas dan kuantitas kopi, hingga harga kopi. Sehingga petani, pengusaha dan pemerintah daerah sama-sama mendapatkan keuntungan,” jelas Arinal.

Dia juga menjelaskan bahwa dirinya telah mempersiapkan Industri Politeknik yang untuk meningkatkan komoditas unggulan Lampung seperti kopi dan lainnya.

“Dan untuk industri kopinya di Lampung Barat, sedangkan cokelat di wilayah Pesawaran,” katanya.

 

Loading...