Beranda News Pusiban Gubernur Arinal: Pemprov Lampung akan Terdepan Tingkatkan Pelayanan Rumah Sakit

Gubernur Arinal: Pemprov Lampung akan Terdepan Tingkatkan Pelayanan Rumah Sakit

44
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM —  Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menegaskan Pemprov Lampung siap berada di garis depan untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit.

“Pemerintah harus di depan bahkan tanggung jawabnya melebihi rumah sakit sebagai pelayan. Isi rumah sakit adalah rakyat yang membutuhkan pertolongan untuk itu Negara harus hadir,” kata Arinal saat membuka Seminar Perumahsakitan II dan Hospital Fair Lampung dan pelantikan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Daerah Lampung 2019-2022, di Bandarlampung, Rabu (21/8/2019).

Arinal mengatakan pihaknya juga mendorong jajarannya, termasuk rumah sakit di Provinsi Lampung terus membenahi pelayanan. Dia berpesan agar masyarakat tidak dipersulit ketika ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Menurutnya, peningkatan pelayanan kesehatan sudah menjadi komitmennya bersama Wakil Gubernur Chusnunia Chalim.

“Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi warganya. Untuk itu, Gubernur berharap kehadiran Persi dapat bersinergi bersama Pemerintah Provinis Lampung mewujudkan Lampung sehat,” katanya.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi di era industri 4.0, Gubernur juga mengimbau agar rumah sakit dapat memanfaatkan teknologi dalam sistem pelayanannya, seperti penggunaan RS On-Line, Aplikasi Sarana dan Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK), SISMANDAK untuk memudahkan masyarakat dalam melihat jenis pelayanan yang dibutuhkan.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan agar pembuangan limbah sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di sekitar rumah sakit harus diperhatikan dengan baik.

“Jangan sampai merusak lingkungan terlebih lagi merugikan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan Gubernur, Ketua Umum Persi dr. Kuntjoro Adi Purjanto dalam sambutannya mengungkapkan agar paradigma rumah sakit merasa dibutuhkan pasien harus dihapus.

“Rumah sakit di Indonesia jangan merasa dibutuhkan pasien, tapi merasa membutuhkan pasien, do with heart,” ujarnya.

Ada tiga langkah yang dapat dilakukan guna membenahi rumah sakit. Pertama, mengaplikasikan semua yang ada dalam akreditasi SNRAS 1.1 (Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit), kedua Program JKN tetap berjalan dengan baik di rumah sakit, dan ketiga pemberian fleksibilitas terhadap pasien.

Loading...