Beranda Teras Berita Gubernur Belum Bisa Putuskan Status Menara Siger

Gubernur Belum Bisa Putuskan Status Menara Siger

244
BERBAGI
Gubernur Ridho Ficardo

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Gubernur Lampung masih belum bisa memutuskan pilihan status kepemilikan  Menara Siger, apakah Menara Siger akan dihibahkan ke PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) atau  PT ASDP yang akan menghibahkan lahannya ke Pemprov Lampung. Selama ini Menara Siger yang dibangun Pemprov Lampung di Bakauheni, Lampung Selatan, pada era Sjachoedin Z.P. status lahannya adalah sewa kepada PT ASDP sebesar Rp 500 juta/tahun.

“Tentunya  saya masih perlu mengkaji lagi, karena hal ini kan ada positif dan negatifnya untuk Provinsi Lampung. Akan segera saya pelajari dahulu,” kata Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, usai acara di ruang rapat utama kantor Gubernur,Jumat (13/2).

Ridho menjelaskan, pihaknya akan mempelajari dan mencarikan solusi terbaiknya. Karena itu hal ini tidak bisa diambil keputusan dengan terburu – buru.”Tidak bisa saya diberi target – target waktu. Kan kita maunya solusi yang terbaik,” ujarnya.

Sebelumnya,  Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Lampung Adeham, Rabu (11/2) mengatakan Pemprov Lampung belum bisa memutuskan soal status Menara Siger.Adeham mengaku masih akan mengakaji terlebih dahulu dua pilihan tersebut.

Kajian ini ditargetkan selesai sekitar dua minggu ke depan. “Akan tetapi semua tergantung dari keputusan gubernur. Dan yang pasti utang (sewa lahan Menara Siger) kepada ASDP akan segera dibayarkan agar Pemprov tidak lagi terbebani,” imbuh Adeham. (Baca: Asisten I Klaim Menara Siger Ikon Lampung yang Harus Dilestarikan)

Ia berharap ke depan tidak ada lagi pihak yang dirugikan atas keberadaan Menara Siger dengan dicarikan solusi terbaiknya.

“Kalaupun nantinya lahan akan dipegang Pemprov Lampung, kemungkinan kami akan menggandeng pihak ketiga dalam pengelolaannya. Agar Menara Siger tidak membebani APBD Lampung,” kata Adeham.

Ariftama