Gubernur dan Kapolda Hadiri Acara Rembug Pekon

  • Bagikan
Gubernur Lampung Ridho Ficardo berbincang dengan Kapolda Lampung Brigjen Heru Winarko di sela-sela acara Rembug Pekon di Lapangan Enggal, Bandarlampung, Selasa pagi (13/1).

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Acara Rembug Pekon atau Rembug Desa digelar di Lapaangan Enggal, Bandarlampung, Selasa pagi (13/1). Kegiatan yang untuk mengampanyekan pentingnya musyawarah di tingkat kampung itu dihadiri Gubernur Lampung Ridho Ficardo, Kapolda Lampung Heru Winarko, Danrem Garuda Hitam Kolonel ARM Winarto, Walikota Bandarlampung Herman HN, serta sejumlah pejabat, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Acara ini dirangkai dengan penyerahan tanda penghargaan, penyerahan kelengkapan Babinkamtibmas, dan  peragaan Rembug Pekon oleh anggota Babinkamtibmas yang berprestasi .

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo memberi apresiasi kepada seluruh anggota Babinkamtibmas guna menciptakan suasana kondusif dan aman di provinsi Lampung guna menciptakan masyarakat lampung yang maju dan sejahtera.

Menurut Gubernur, setiap anggota Babinkamtibmas wajib membuat/ memahami intelejen dasar sesuai perkembangan masyarakat dan bisa menciptakan sosok Polri yang tanpa meminta apa pun dari masyarakat.

“Semua itu dilakukan untuj  memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, untuk melindungi segenap bangsa dan melindungi setiap warga, mengupayakan Program 1 Desa 1 Kamtibmas,” kata Gubernur.

Gubernur mengatakan,  anggota  Babinkamtibmas harus mempunyai kemampuan diseluruh bidang dan diharapkan. “Setiap anggota Babinkamtibmas harus mempunyai seribu satu  akal untuk bisa  menyelesaikan setiap masalah yang ada di masyarakat. Sebab, institut Polri melekat pada diri Babinkamtibmas,” katanya.

Menurut Gubernur, setiap anggota Babinkamtibmas harus merasa bangga karena anda seorang pilihan untuk menjaga keamanan desa. “Ke depan upaya pembinaan dan pemberdayaan yang dijalankan harus secara optimal,”.kata Gubernur.

Di Lampng saat ini ada 1.580 personel Polri yang diterjunkan untuk menjaga keamanan. Mereka diharapkan bisa memotivasi  masyarakat sehingga tercipta situasi keamanan yang kondusif

Berdasarkan data Polda Lampung,  terdapat peningkatan kinerja polisi dalam menyelesaikan tugas. Pada 2013 ada sekitar 1.606 permasalahan yang sudah diselesaikan. Sedangkan pada  2014 ada sekitar 2.329  permasalahan bisa diselesaikan.

Bagi masyarakat Lampung, Rembug Pekon kali ini kontras dengan situasi keamanan di sejumlah kabupaten. Hingga saat ini, masih banyak konflik sosial antarkampung di Lampung yang disebabkan karena persoalan sepele. Masih banyak pula masyarakat di Lampung yang memilih jalan kekerasan untuk menyelesaikan masalah. Misalnya adalah yang terjadi Senin petang di Lampung Timur. Baca: Rusuh Lampung Timur, 14 Rumah di Desa Raman Aji Dibakar Massa.

Ariftama

  • Bagikan