Beranda News Pusiban Gubernur Lampung Ajak Pelindo II, Bea Cukai, dan Pelaku Usaha Tingkatkan Ekspor

Gubernur Lampung Ajak Pelindo II, Bea Cukai, dan Pelaku Usaha Tingkatkan Ekspor

194
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Provinsi Lampung terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang dalam RPJMN 2020-2024 ditargetkan meningkat rata-rata 6% per tahunnya hingga 2024. Sebab itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak PT. Pelindo II, Bea Cukai Lampung dan para pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor dan mengendalikan impor di Provinsi Lampung.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Arinal, menyambut baik diselenggarakannya acara coffee morning ini sebagai wahana untuk sinergitas Pemerintah Daerah, PT. Pelindo II, Bea Cukai, dan pelaku usaha guna meningkatkan ekspor dan mengendalikan impor di Provinsi Lampung,” kata Arinal dalam acara coffee morning bersama jajaran pimpinan PT. Pelindo II, Bea Cukai, dan pelaku usaha, di Container Freight Station (CFS) IPC, Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, Senin (9/3/2020).

Menurut Arinal, tidak ada komoditas sektor pertanian Lampung yang tidak masuk 10 besar nasional.

“Kita penghasil singkong nomor satu dunia, dan komoditi lainnya. Tapi kenapa kita masih melakukan impor?” ujar Gubernur.

Gubernur Arinal menyampaikan komitmennya meningkatkan ekspor dan melakukan pengendalian impor. Hal itu juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Lampung yaitu “Rakyat Lampung Berjaya. Aman, Berbudaya, Maju, Berdaya Saing, dan Sejahtera”.

Berdasarkan data BPS Provinsi Lampung, kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Lampung pada tahun 2019 ekspor mengalami penurunan sebesar -15,14% dengan nilai 2,93 miliar USD dan impor mengaIami peningkatan sebesar 0,83 % dengan nilai 2,85 miliar USD. Kondisi tersebut menghasilkan surplus sebesar 84,32 juta USD.

“Ini harus kita balik, ekspor harus diprioritaskan dibandingkan dengan import. Kalau import dilakukan ketika emergency. Untuk itu diperlukan sinergitas dari seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Arinal juga akan mengambil langkah dalam menyiapkan lahan, supaya Pelabuhan ini tidak dicampur adukkan pemanfaatannya untuk komoditas ternak.

“Lampung akan menjadi lumbung ternak nasional, kalau tidak disiapkan pelabuhannya, maka nantinya akan menyebabkan masalah,” tambah Gubernur Arinal.

 

Loading...