Beranda News Pusiban Gubernur Lampung Berharap Pilkada 2020 tidak Jadi Klaster Penyebaran Covid-19-

Gubernur Lampung Berharap Pilkada 2020 tidak Jadi Klaster Penyebaran Covid-19-

679
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap Pilkada Serentak 2020 di Lampung yang digelar  di tengah andemi Covid–19 berlangsung aman dan tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Pilkada serentak tahun 2020 dilaksanakan di Tengah Pandemi Covid – 19.  Ini perlu komitmen bersama agar pilkada dapat berjalan secara demokratis dan aman. Bukan hanya tidak ada  keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” kata Arinal dalam Rakor  Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 pada Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Penandatanganan Pakta Integritas Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota di Kanor Gubernur Lampung,  Jumat (25/9/2020).

Arinal juga berharap melalui Penandatangan Pakta Integritas menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan Pilkada yang sukses dan aman.

Penandatangan Pakta Integritas terkait Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Menuju Pemilihan Serentak Tahun 2020 Yang Aman, Damai, dan Sehat dilakukan oleh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Dan/atau Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Lampung ini.

Meskipun dilaksanakan di masa pandemi Covid-19, Gubernur Arinal berharap Pilkada Serentak 2020 yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 diharapkan bisa aman dari Covid -19 dan tidak menjadi wahana penyebaran dan kluster baru Covid-19.

“Keselamatan Rakyat menjadi yang utama. Untuk itu, saya meminta kepada Penyelenggara Pilkada, Bupati/Walikota, Calon Bupati/Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota dan stakeholder lainya untuk bersinergi dan melakukan segala upaya untuk menekan penyebaran COVID-19,” ujar Gubernur Arinal.

“Tidak ada kata lain, kita harus mewujudkan Pilkada yang sukses, aman dan nyaman,” ujar Gubernur Arinal.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Arinal juga memaparkan terkait perkembangan Covid-19 di 8 Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada serentak 2020.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami menuturkan bahwa pada prinsipnya kesehatan dan keselamatan menjadi yang utama pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 ini.

Erwan menjelaskan setiap tahapan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 ini tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Penyelenggara wajib melaksanakan protokol kesehatan. Selain itu, pasangan calon Kepala Daerah, Tim Kampanye, Pemilih dan semua unsur terlibat harus menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 13/2020 terkait pelaksaan pilkada ditengah Pandemi Covid-19, Erwan menuturkan bahwa dirinya juga memfokuskan dalam pelaksanaan kampanye para paslon yang akan dimulai dari 26 september sampai 5 desember 2020.

“Ada beberapa yang diatur mulai dari pertemuan terbatas, tatap muka, debat terbuka, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga, dan lainnya. Tentunya dalam setiap tahapan ini diharuskan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” jelasnya.

Nanti pada saat pemilihan juga, ditiap TPS akan disiapkan sarana prasarana protokol kesehatan, mulai dari pengukuran suhu, sarung tangan plastplastic pemilih, dan lainnya.

“Harapannya pada pelaksanaan pilkada serentak 2020 ini tidak menimbulkan claster penyebaran covid-19,” katanya.

Loading...