Beranda News Pusiban Gubernur Lampung Minta Para Kades-Lurah Hati-Hati Kelola Anggaran Negara

Gubernur Lampung Minta Para Kades-Lurah Hati-Hati Kelola Anggaran Negara

808
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengatakan pengelolaan anggaran negara yang semakin besar memiliki dampak dan konsekuensi hukum juga besar.Sebab itu, Gubernur Ridho berpesan agar para kepala desa dan lurah di Lampung berhati-hati dalam mengelola anggaran negara.

“Cukup banyak, bahkan sebagian besar dari sahabat-sahabat kita yang karena ketidaktahuannya terjadi pelanggaran hukum. Saudara kita yaitu para kepala desa yang dengan niatan baik tetapi kemudian karena ketidaktahuan mereka, terjadilah masalah-masalah yang tidak terbayangkan sebelumnya,” kata  Gubernur Ridho saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa Dalam Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa yang diikuti oleh seluruh perangkat desa yang ada di Provinsi Lampung, di Gedung Bagas Raya, Bandarlampung, Kamis (21/03) pagi.

Kegiatan yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri RI tersebut dipusatkan di Gedung Bagas Raya, Bandar Lampung.

Kegiatan hari ini menurut Gubernur Ridho adalah salah satu upaya untuk menjaga agar dana desa yang dikelola dengan niatan baik oleh perangkat desa beserta kepala desa, dapat digunakan sesuai dengan asas manfaat dan tujuannya.

Menurut Gubernur Ridho, pemerintahan desalah yang selama ini berada di lapangan, berada di tengah masyarakat, berhadapan langsung dengan masyarakat dan langsung melayani masyarakat.

“Maka perlu adanya peningkatan kapasitas sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal,” katanya.

Untuk mensinergikan pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi, kata Gubernur Ridho,  Pemerintah Provinsi Lampung juga giat membangun desa dengan program Gerakan Membangun Desa Sai Bumi Rua Jurai atau lebih dikenal dengan nama Gerbang Desa saburai.

“Melalui Program tersebut Pemerintah Provinsi Lampung berhasil menngkatkan kesejahteraan desa tertinggal, yang awalnya berjumlah 400 desa, kini hanya tertinggal 100 desa saja. Seiring dengan program pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung juga berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan desa tertinggal, yang awalnya ada sekitar 400 desa, kini hanya tinggal sekitar 100 lebih yang tertinggal, artinya lebih dari 60 persen yang sudah maju melalui Gerbang Saburai dari APBD kami, meskipun APBD kami tidak sebanyak APBD DKI Jakarta,” tegas Ridho.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo juga menerima piagam penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo atas prestasinya membangun desa di Provinsi Lampung.

Loading...