Gubernur Riau Resmi Jadi Tersangka

  • Bagikan
Gubernur Riau Annas Maamun. (dok)

Jakarta, Teraslampung.com — Penyidik KPK akhirnya resmi menetapkan Gubernur Riau Annas Maamun dan seorang pengusaha Gulat Manurung sebagai tersangka kasus korupsi. Gubernur Annas Maamun diduga menerima suap dari Gulat Manurung untuk alih fungsi hutan Industri yang terletak di daerah Kuansing, Kabupaten Kuantan Singigi, Provinsi Riau.

“Setelah memeriksa Maamun dan terperiksa lainnya dan  melakukan pendalaman, kami menetapkan AM dan GM sebagai tersangka,” kata Ketua KPK Abraham Samad di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2014).

Menurut Samad, dalam penangkapan Kamis petang di sebuah rumah di  di Kompleks Citra Grand Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (25/9) sore sekitar pukul 17.30 WIB,  pihaknya berhasil mengamankan sejumlah uang dalam bentuk dolar Singapura dan pecahan rupiah. Diperkirakan jumlah uang tersebut mencapai Rp2 miliar. Baca: KPK Tangkap Tangan Gubernur Riau

“KPK berhasil mengamankan alat bukti berupa uang terdiri dar 156.000 dolar Singapura dan 500 juta Rupiah dan 300 ribu dolar AS. Jumlah keseluruhan alat bukti kurang lebih 2 M,” kata Samad.
Dari sejumlah uang tersebut, uang 300 ribu dolar AS tidak termasuk dalam aksi penyuapan karena uang tersebut uang pribadi Gulat Manurung.

Meski begitu,  KPK akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah uang 300 ribu dolar AS tersebut benar-benar uang pribadi Gulat Manurung dan tidak terkait kasus suap.

KPK mensinyalir uang tersebut tidak hanya untuk alih fungsi hutan taman industri tetapi juga sebagai
ijon untuk sejumlah proyek yang sudah direncanakan di Provinsi Riau.

“Ada dugaan dari hasil pemerasan ini, KPK mensinyalir duit ini juga sebagai ijon untuk mendapatkan proyek-proyek lain yang ada di Provinsi Riau, karena kita dapatkan daftar proyek yang akan dilaksanakan di Riau,” kata Samad.

Bambang Satriaji

  • Bagikan