Beranda News Pusiban Gubernur Ridho Berharap Kawasan Industri Maritim Rekrut Putra-Putri Terbaik Lampung

Gubernur Ridho Berharap Kawasan Industri Maritim Rekrut Putra-Putri Terbaik Lampung

333
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengharapkan Kawasan Industri Maritim (KIM) di Kabupaten Tanggamus dapat lebih maksimal dalam merekrut putra-putri terbaik Lampung sebagai tenaga kerja.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Lampung Toni L Tobing dan Sekdaprov Lampung Sutono saat mewakili Gubernur Ridho Ficardo menerima Vice President Aset PT.Pertamina Hermawan, Pimpinan PT Repindo Jagad Raya sebagai Pengembang KIM ,dan Kepala Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung Iing Sarkim di Ruang Rapat Sekda, Kamis, 20 Juli 2017.

“Investor yang akan masuk harus membawa keberkahan bagi Daerah dan Masyarakat Lampung, karena kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kawasan industri yang merupakan salah satu program prioritas nasional ini harus menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Lampung dan mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung,” katanya.

Sutono mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung akan mendukung sepenuhnya kelancaran proses pembangunan infrastruktur KIM. Sesuai dengan kewenangannya Pemerintah Provinsi Lampung akan mendukung kelancaran perizinan, selanjutnya akan memediasi semua pemangku kepentingan (stake holder) untuk berkoordinasi.

“Kami akan jadwalkan dalam waktu dua minggu ke depan,Pemprov akan memfasilitasi rapat koordinasi antara pihak PLN, BPN, PT. Pertamina, Pemkab Tanggamus, Dinas Perhubungan, Dinas Perijinan. Rapat koordinasi dijadwalkan dapat mengurai masalah dan menemukan solusinya,” katanya.

Vice Presiden PT Pertamina memaparkan PT Pertamina sebagai pemilik 1.022 Ha lahan untuk KIM Tanggamus membutuhkan bantuan Pemerintah untuk kelancaran perizinan, penyediaan infrastruktur, sosialisasi ke masyarakat, proses sertifikasi lahan dan menjadi investor bagi KIM.

“KIM yang akan dibangun diharapkan memiliki multiplier effect bagi masyarakat diantaranya untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi, akan menyerap tenaga kerja lokal yang diperkirakan mencapai lebih kurang 38 ribu pekerja. Efek pembangunan KIM juga akan meningkatkan konektifitas antar daerah melalui berbagai sarana infrastruktur yang akan dibangun dan akan mendorong proses transfer pengetahuan melalui pelatihan dan kursus yang akan dilaksanakan,” kata Hermawan.