Gubernur Ridho Ficardo Berharap Keluarga Lebih Berperan dalam Cegah Bahaya Narkoba

Bagikan/Suka/Tweet:
Istri Gubernur Lampung, Ny. Aprilani Yustin Ficardo (kanan) saat menghadiri Hari Keluarga Nasional di Kabupaten Tulangbawang, Senin (7/9). Foto: Deka

TULANGBAWANG, Teraslampung.com–Gubernur Lampung Ridho Ficardo mengatakan, Hari Keluarga Nasional diharapkan menjadi momentum agar keluarga bisa menjadi fungsi pencegah bahaya narkoba, dan menjadi lini terdepan pembentukan karakter anak-anak bangsa.

“Salah satu fungsi keluarga adalah untuk pencegahan terhadap pengaruh buruk. Seperti pencegahan bahaya narkoba yang semakin mengkhawatirkan,” ujar Gubernur dalam sambutannya di puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Provinsi Lampung ke-22 yang dipusatkan di Tulang Bawang, Senin (7/9/2015).

Menurut Gubernur, Lampung saat ini mengalami ancaman narkoba yang serius. Ia berharap keluarga bisa lebih memperhatikan anak-anaknya.

“Apalagi diprediksi Indonesia khususnya Lampung akan mengalami bonus demografi, dimana angkatan produktif akan lebih banyak dari non-produktifnya di tahun 2020,” katanya.

Bonus Demografi ini merupakan pisau bermata dua, peluang sekaligus tantangan. Bila Lampung bisa membentuk karakter generasi muda yang berdaya saing serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang luas maka itu merupakan batu lompatan untuk kemajuan Lampung.

“Bila anak muda malah terjerumus dalam hal negatif, maka menjadi ancaman serius, maka kriminalitas dipastikan akan meningkat,” katanya.

Ridho mengharapkan keluarga menanamkan ilmu Agama sejak anak-anak usia dini, karena agama adalah sebuah dasar untuk menjaga keluarga kita agar lebih mendekatkan diri terhadap yang maha kuasa dan menjauhkan diri dari hal-hal yang negatif.

Menurut Ridho, pemerintah memang melakukan kebijakan-kebijakan yang bersifat membentuk karakter anak-anak muda agar menjadi generasi yang baik, namun pembentukan secara mendalam dan lebih besar dampaknya adalah melalui keluarga itu sendiri.

“Saya mengimbau untuk kita lebih mawas diri, terutama memperhatikan keluarga kita sendiri. Karena pemerintah hanya bisa merangkul, namun pembentukan secara mendalam dilakukan oleh keluarga masing-masing.” Ujar Ridho.

Kepala BKKBN pusat Surya Chandra yang hadir dalam acara peringatan Harganas ke-22 mengingatkan bahwa perencanaan menikah harus direncanakan dengan matang, termasuk perencanaan jumlah anak, pendidikan anak dan hal-hal lainnya yang sangat penting direncanakan sejak sebelum menikah.

Ia juga menganjurkan penggunaan KB, dan kecukupan 2 orang anak yang dianjurkan pemerintah untuk menekan angka pertumbuhan yang melonjak. “Dua anak cukup, keluarga kecil bahagia, sehat dan sejahtera.” Ujarnya.

Aprilani Yustin Ficardo selaku ketua PKK Provinsi Lampung melaporkan kegiatan Harganas Ke-22. Dalam laporannya Ia sampaikan bahwa Harganas peringatan puncaknya dilaksanakan di Tulang Bawang, dan sebelumnya dilaksanakan kegiatan tingkat Provinsi seperti jalan sehat, perlombaan antar kabupaten/kota, talk show ke televisi, dan rangkaian lain.

Acara berlangsung cukup meriah, Gubernur Lampung dan Kepala BKKBN Pusat saat tiba disambut dengan acara adat. Hadir pula dalam acara Bupati/Walikota se-Lampung, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, Forkopimda Tulang Bawang, dan rombongan BKKBN Pusat.

Rls