Beranda News Pusiban Gubernur Ridho Ficardo Mengaku Serius Menangani Masalah Kesehatan di Lampung

Gubernur Ridho Ficardo Mengaku Serius Menangani Masalah Kesehatan di Lampung

287
BERBAGI
Gubernur Ridho foto bersama para anggota Komisi IX DPR RI, di Kantor Pemprov Lampung, Selasa (2/5/2017).

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Lampung Ridho Ficardo menegaskan pihaknya serius menangani masalah kesehatan. Keseriusan itu ditunjukkan dengan besaran alokasi belanja di sektor kesehatan Provinsi Lampung.

“Sektor kesehatan kami alokasikan sebesar 20,2% dari total belanja APBD. Hal ini dalam rangka memperluas akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Gubernur Ridho Ficardo saat menerima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI, Selasa (02-05-2017) di Balai Keratun, Provinsi Lampung.

Selain kesehatan, kata Ridho, Pemprov Lampung juga serius menangani pengangguran.

“Tingkat pengangguran di Provinsi Lampung cenderung menurun.Angka Pengangguran Terbuka Provinsi Lampung pada tahun 2016 sebesar 4,62 persen (dibawah nasional sebesar 5,61%),” katanya.

Masalah TKI juga tak luput dari perhatian. Ridho mengaku pada tahun 2016 tercatat sebanyak 16.056 orang dan terus mengalami penurunan dengan tujuan terbesar ke negara Taiwan, Malaysia, dan Singapura.

“Dengan pertumbuhan ekonomi saat ini, serta turunnya tingkat pengangguran di Provinsi Lampung, secara otomatis tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan. Selama periode 2010-2016, persentase penduduk miskin menurun dari 18,94 persen menjadi 13,86 persen, namun masih lebih tinggi dibandingkan angka kemiskinan nasional yaitu sebesar 10,70 persen.” Katanya

Meski demikian, kata Gubernur Ridho, program-program prioritas ketanagakerjaan dan kesehatan ini masih memerlukan dukungan dari seluruh stakeholder pembangunan, baik tingkat daerah maupun Pemerintah Pusat.

“Untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dari para anggota Komisi IX DPR RI untuk alokasi pendanaan melalui APBN terkait: Peralatan kesehatan untuk pelayanan spesialistik dan penunjang di RSUD Bandar Negara Husada. Pengembangan pelayanan RSUD Abdul Moeloek dan RSJ Daerah Provinsl Lampung. Revitalisasi BLK serta pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi,” katanya.

Ketua Tim Rombongan Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf mengatakan pembangunan SDM harus sejalan dengan Program Pemerintah Pusat, sesuai dengan bidang tugas Komisi IX mengenai pendidikan.

Dede mengatakan pembangunan pendidikan harus diarahkan para peningkatan kualitas tenaga pendidik dan sarana – prasarana pendidikan.

“Pembanguna bidang kesehatan juga tidak hanya fokus pada rumah sakit tetapi juga penguatan peran Puskesmes dalam menangani dan melayani persoalan kesehatan masyarakat. Salah satu point pentingnya adalah distribusi tenaga medis merata proforsional diseluruh puskesmas yang ada di Provinsi Lampung,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut dilakukan Diskusi dengan anggota DPR RI yang hadir diantaranya Abidin Fikri, SH. MH (F- PDI P), Betti Shadiq Pasadigoe (F- P.GOLKAR), drg. Putti Sari (F-P. GERINDRA), dr. Adang Sudrajat, MM (F-PKS), Frans Agung MP Nata Manggala (F-P. HANURA), Drs. H. irgan Chairul Mahfiz (F-PPP), nursuhud (F-PDI P). dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BKKBN, serta Dinas terkait di bawah koordinasi Kementerian Mitra DPR RI komisi IX.

Loading...