Beranda News Pusiban Gubernur Ridho Pantau Kesiapan Stasiun Tanjungkarang Hadapi Arus Mudik Idul Fitri

Gubernur Ridho Pantau Kesiapan Stasiun Tanjungkarang Hadapi Arus Mudik Idul Fitri

198
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM —Gubernur Lampung Ridho Ficardo  memantau kesiapan Stasiun Tanjungkarang dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri 2019Stasiun Tanjung Karang, kamis (2/5) siang.

Dengan menggunakan Kereta Inspeksi (Rail One) dari Stasiun Tanjung Karang – Stasiun Branti – Stasiun Tegi Neneng, Gubernur Ridho memeriksa secara langsung kondisi lintasan/track Kereta Api di Wilayah Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang.

Selain mengecek kesiapan moda transportasi kereta api dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri 2019, Ridho juga memantau Stasiun Branti yang ke depan akan diintegrasikan dengan Bandara Internasional Radin Inten II.

“Kita juga tadi melakukan pemeriksaan terhadap stasiun Branti yang kedepan akan kita integrasikan dengan Bandara Branti, kita juga akan membangun sky bridge agar nanti dari bandara dapat langsung terhubung dengan stasiun kereta api,” papar Ridho

Menurut Ridho, awalnya direncanakan kereta api barang dialihkan ke jalur Rejosari – Tarahan. Namun karena rencana itu batal karena jalur sudah penuh.

“Jadi ke depan tidak akan ada lagi kereta barang yang masuk kedalam kota, sehingga bisa lebih lancar,” pungkas Gubernur

Pada kegiatan tersebut Gubernur Ridho didampingi oleh Eksekutive Vice President (EVP) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional ( Divre) IV Tanjungkarang Sulthon Hasanudin, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam (Gatam) Kolonel Inf. Taufiq Hanafi dan jajaran Forkopimda Lampung.

Sultoin mengatakan, selama masa arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1440 H PT KAI Tanjungkarang menyiagakan 4 unit lokomotif dan 40 gerbong untuk 10 perjalanan KA reguler dengan kapasitas angkut sebanyak 4.274 penumpang/hari.

“Sehingga volume penumpang selama 22 hari masa angkutan Angkutan Lebaran 2019 diprediksi sebesar 86.388 penumpang, meningkat sebesar 10 % atau 7.775 penumpang dibanding masa angkutan lebaran 2018 sebanyak 76.613 penumpang,” kata Eksekutif Vice Presiden PT KAI Divre IV Tanjungkatang, Sulton Hasanudin.

Sulton memprediksi puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada hari Jumat, tanggal 31 Mei 2019 (H-5) sedangkan puncak arus balik diperkirakan hari Minggu, tanggal 9 Juni 2019 (H+3).

Sulton mengatakan, untuk memaksimalkan pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan menggunakan kereta api diimbau untuk: pertama, membeli tiket di seluruh channel resmi penjualan tiket kereta api, antara lain pada KAI Access, situs kai.id, Contact Center 121/ (021) 121, maupun channel eksternal yang telah bekerja sama dengan KAI seperti gerai minimarket, Traveloka, Tiket.com, Tokopedia, agen resmi lainnya.

Loading...