Beranda News Nusantara Gubernur Sumsel: Dekranasda Harus Mampu Buka Peluang Bisnis Bagi UMKM

Gubernur Sumsel: Dekranasda Harus Mampu Buka Peluang Bisnis Bagi UMKM

247
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta Dekranasda memiliki tanggung jawab tanggung jawab sosial agar para pengrajin maupun pelaku UMKM, IKM Sumsel dapat berkembang dan mampu memasarkan produknya secara secara lokal, nasioanal maupun secara internasional.

“Pelaku usaha UMKM tidak bisa dibiarkan sendiri, kita harus bersama memberi sumbangsih dan kita harus peduli agar pelaku usaha UMKM di Sumatera Selatan ini dapat berpacu serta mampu bersaing dalam menjual produknya. Memotivasi, mendidik dengan adanya bimbingan teknis (Bimtek), mengajarkan pelaku usaha berkreasi menciptakan produk agar diminati konsumen,” kata Herman Deru  pada acara Dekranasda Craft Creativity Competition 2019 dan Temu UMKM se- Sumatera Selatan, di Gedung Dekranasda Jakabaring Palembang, Rabu (10/7/2019)

Menurut Gubernur Herman Deru menjadi Ketua Dekranasda tidaklah mudah dan harus benar –benar serius dan punya tanggung jawab serta keharusan untuk dapat mengembangkan potensi yang ada dan peluang bisnis bagi para pelaku usaha bisnis UMKM dan IKM serta pengrajin se – Sumasel agar dapat bersaing secara lokal, nasional maupun internasioanal.

Herman Deru mengharapkan, Dekranasda Sumsel dapat memfasilitasi para IKM dan UMKM yang ada di Sumsel mulai dari kreatifitasnya hingga etalasenya. Sebagian besar pelaku IKM dan UMKM di Sumsel, menurut dia, masih bersifat konvensional. Dirinya juga menyebut bahwa peluang besar saat ini yakni adanya bisnis jasa.

“Perlu adanya kolobarasi antar semua pihak baik, tidak hanya dengan pemerintah tapi juga dengan instansi terkait yang peduli agar pelaku bisnis UMKM, IKM dan pengrajin dapat mandiri serta bersaing di dunia bisnis, juga harus dilirik peluang bisnis dibidamg jasa” ujar Gubermur

Menurut Herman Deru, para pelaku UMKM ini, agar bisa bersaing secara lokal, nasional maupun nternasional, harus mengangkat kapasitas dan kualitas produk. Kemudian, kredibilitas UMKM bisa dijual ke pasar global. Dengan memulai edukasi pelatihan sesuai peminat kerajinan.

“Jangan selalu meniru yang ada tapi harus ada kreasi yang baru dan terobosan baru. Cari terus peluang bisnis dan musti kreatif membaca situasi pasar. Para pelaku usaha harus  mampu membaca peluang untuk memasarkan hasil kerajinannya. Membaca peluang itu penting untuk memasarkan produk. Contoh pada saat penyelenggaraan MXGP kemarin, ternyata banyak pelaku usaha luar yang memanfaatkan berjualan kaos dan pelaku usaha kita tidak ada. Inilah yang menjadi permasalahan,” kata Herman Deru

Herman Deru berharap pengurus Dekranasda Sumsel harus bisa melihat maupun membaca pasar, dimana ada peluang cepar kita tangkap, soal persaingan para pelaku UMKM harus dibina dan harus kita backup

“Khusus sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM perlu di upgrade (ditingkatkan) agar pengetahuan maupun wawasan para pelaku bisnis UMKM lebih Profesioanlal” Jelas Giubernur

Untuk merealisasikan suatu program, kata Gubernur, perlu dibuat suatu pembinaan komunitas agar nanti ada yang yang bertanggung jawab atas komunitas tersebut agar jelas keberhasilan itu akan terlihat dan nyata manfaatnya bagi pengrajin, UMKM dan IKM.

“Mari kita jadikan Dekranasda ini sebagai tempat show room produk sumsel, destinasi wisata kuliner dan peluang bisnis lainnya. Perlu saya informasikan juga pas (kebetulan) sama dengan program Rakor Gubernur se- Sumatera di Bengkulu .Yaitu akan dibangun atau pembuatan Sumatra Trading House di Provinsi Sumatera Selatan yang dapat kita jadikan sebagai tempat ekspose hasil komoditi dari seluruh provinsi yang ada di pulau Sumatra,” tutup Herman Deru,

Pada acara tersebut dilakukan peluncuran website. Hadir pada acara itu, antara lain, Ketua Dekranasda Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, Ketua dari Internasional Council For Small Business Indonesia Wilayah Sumsel sekaligus pengurus Dekranasda J.Rianthony Nata Kesuma, Ketua DWP Prov Sumsel Renny Devi A Nasrun, Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan para pelaku UMKM, IKM, Pengrajin se-Sumsel

Loading...