Beranda News Peristiwa Gudang Kursi di Jl. Hayam Wuruk Bandarlampung Ludes Terbakar

Gudang Kursi di Jl. Hayam Wuruk Bandarlampung Ludes Terbakar

189
BERBAGI
Petugas kebakaran sedang berusaha memadamkan api yang melalap gudang kursi di Jl. Hayam Wuruk, Bandarlampung, Munggu sore (29/3/2015).
Petugas kebakaran sedang berusaha memadamkan api yang melalap gudang kursi di Jl. Hayam Wuruk, Bandarlampung, Munggu sore (29/3/2015).

Zainal Asikin|Teraslampung.com 

BANDARLAMPUNG–Gudang kursi dan barang perabot rumah tangga yang terbuat dari plastik yang sekaligus dijadikan sebagai Kantor PT Karya Super  di Jalan Hayam Wuruk, Kedamaian, Bandarlampung, dilalap si jago merah, Minggu sore (29/3) sekitar pukul 15.30 WIB.

Pantauan Teraslampung.com di lokasi kebakaran, api membakar seluruh isi toko yang umumnya terbuat dari bahan perabot plastik. Bahan plastik itu pula yang menyebabkan api cepat membesar. Gumpalan asap tampak membubung ke atas bangunan gudang hingga terlihat sampai puluhan meter.

Warga yang tinggal berdekatan tidak jauh dari lokasi kebakaran,  memindahkan barang-barang berharga dan pergi mengosongkan rumah.

Lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung dikerahkan untuk menjinakkan api. Hingga satu jam lebih, kobaran api belum dapat dipadamkan.

Petugas pemadam kebakaran yang tampak kesulitan terus berjibaku untuk menjinakkan api, hingga para petugas pemadam dari berbagai sisi dan ada juga yang memanjat ke atap rumah milik warga  yang tidak jauh dari lokasi pabrik yang terbakar.

Selain lima unit mobil Damkar BPBD Kota Bandarlampung, dua unit mobil Damkar milik PT. Bukit Asam juga dikerahkan untuk menjinakkan api.

“Waduh mas apinya sangat besar, petugas pemadam saja agak kesulitan untuk padamkan apinya. Soalnya isi yang ada didalam gudang itu, bahan perabot plastik. Jadi cepet apinya gede, jarak sekitar 50 meter masih kerasa panasnya di badan,” kata Putra, salah seorang warga Tanjungkarang Timur di lokasi kebakaran, Minggu (29/3).

Putra menuturkan, Gudang milik PT Karya Super yang terbakar tersebut, didalamnya berisi barang perabot rumah tangga yang mayoritas terbuat dari bahan plastik. Kalau penyebabnya terjadinya kebakaran, tidak tahu apa penyebabnya.

“Ya kalau setahu saya  isi gudang itu barang perabot rumah tangga yang terbuat dari plastik. Makanya apinya cepat besar dan menyambar bahan plastik lainnya dan agak susah dipadamkan karena isi pabrik sebagian besar plastik,”ujarnya.

Andi mengatakan, sebelum api membesar dan membakar isi yang ada gudang PT Karya Super, awalnya api berasal dari sampah pembakaran plastik yang berada di luar gudang. Tiba-tiba  api menyambar bahan plastik lainnya sehingga menyebabkan gudang kursi itu terbakar.

“Kami coba bantu padamkan api, tapi hanya pakai selang kecil. Karena semua barang perabot yang ada didalam pabrik banyak terbuat dari bahan plastik, api langsung menyambar dan cepat membesar,”kata Andi.

Salah satu petugas pemadam kebakaran mengatakan, awalnya api memang sangat sulit untuk dipadamkan. Karena isi yang ada di dalam gudang adalah bahan yang terbuat dari plastik yang mudah terbakar, untuk memadamkan api tidak hanya mnyemprotkan air biasa. Pemadaman juga menggunakan deterjen yang dilarutkan ke dalam air.

Menurut Andi, air deterjen tersebut sangat efektif cepat untuk menjinakkan api dengan busanya.

“Kami padamkan apinya pakai deterjen. Deterjen yang digunakan sebanyak 30 kilogram. Kalau gak pakai deterjen, kemungkina api sulit untuk cepat padam dan bisa sampai malam nanti baru api bisa padam. Alhamdulilah, sekitar kurang lebih dari dua jam api mulai kecil dan dapat dipadamkan,”ungkapnya.

Beberapa saat setelah api berhasil dipadamkan, Walikota Bandarlampung Herman HN datang untuk meninjau ke lokasi kebakaran gudang milik pengusaha yang memproduksi barang perabot rumah tangga  itu.

Loading...