Gudang Mebel di Jl. Agus Salim Bandarlampung Terbakar

Petugas pemadam dari DPKP Kota Bandarlampung sedang mematikan sisa-sisa api kebakaran di gudang mebel, Jl. Agus Salim, Bandarlampung, Jumat sore (21/10/2022).
Petugas pemadam dari DPKP Kota Bandarlampung sedang mematikan sisa-sisa api kebakaran di gudang mebel, Jl. Agus Salim, Bandarlampung, Jumat sore (21/10/2022).
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Kebakaran terjadi di gudang mebel di Jalan Agus Salim, Kelapa Tiga Permai, Kecamatan Tanjungkarang Barat Bandarlampung, Jumat sore (21/10/2022). Kebakaran diduga dipicu sampah yang dibakar di dekat gudang mebel tersebut.

Menurut pemilik gudang tersebut, Habib (70), awalnya dia sedang membakar sampah di bawah gudang kecil tersebu. Kemudian dia meminta anak-anak untuk mengembalikan korek api ke rumahnya.

“Rupanya korek api itu tidak diantar ke rumah, tetapi dibawa ke atas tempat gudang mebel saya. Anak-anak di situ membakar sampah. Akhirnya terjadi kebakaran,” ujarnya

Saat ditanyakan berapa kira-kira kerugian yang diderita,  pengusaha mebel dan lemari hanya memberikan estimasi jutaan saja.

“Ada satu mebel yang kebakar juga dua gerobak es dan sebagian alat-alat kerja. Alhamdulilah tidak ada korban. Untung saja kayu jati pesanan saya belum datang. Jadi nggak begitu besarlah kerugiannya,” Jelasnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Anthoni Irawan yang turun langsung di tempat kebakaran menjelaskan untuk memadamkan api yang membakar gudang kecil berukuran 3×5 meter pihaknya menggunakan tiga mobil pemadam.

“Karena tempat kebakarannya kecil dan apinya belum sempat menyambar ke yang lain-lain akhirnya dengan menggunakan tiga mobil pemadam sekitar 20 menit api berhasil kita padamkan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu dia mengimbau kepada masyarakat untuk hati-hati dalam membakar sampah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kalau membakar sampah jangan ditinggal dan jangan dekat-dekat dengan area yang mudah terbakar. Kepada masyarakat saya imbau kebakaran bukan tontonan. Jadi jangan menonton kebakaran yang berdampak sulitnya mobil pemadam dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Dandy Ibrahim