Beranda Pilkada Lampung Selatan Gugatan Hipni-Melin Diterima Bawaslu, Ini yang akan Dilakukan KPU Lamsel

Gugatan Hipni-Melin Diterima Bawaslu, Ini yang akan Dilakukan KPU Lamsel

659
BERBAGI
Sidang putusan musyawarah terbuka Bawaslu Lampung Selatan terhadap usulan bakal pasangan calon (Bapaslon) Hipni-Melin terkait penetapan calon kepala daerah oleh KPU Lampung Selatan yang digelar di Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda, Minggu (4/10/2020).
Sidang putusan musyawarah terbuka Bawaslu Lampung Selatan terhadap usulan bakal pasangan calon (Bapaslon) Hipni-Melin terkait penetapan calon kepala daerah oleh KPU Lampung Selatan yang digelar di Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda, Minggu (4/10/2020).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN—Komisi Pelihan Umum (KPU) Lampung Selatan, menyatakan menghormati putusan majelis pada sidang musyawarah terbuka penyelesaian sengketa pemilu Bawaslu Lampung Selatan yang digelar di Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda, Minggu (4/10/2020).

Menanggapi atas putusan tersebut, Komisioner KPU Lampung Selatan divisi hukum, Mislamudin saat dikonfirmasi mengaku, sangat menghormati atas putusan dari majelis musyawarah terbuka Bawaslu Lampung Selatan terhadap permohonan penyelesaian sengketa Pilkada yang diajukan oleh Bapaslon Hipni-Melin.

“Kami menghormati hasil dan putusan dari masjelis musyawarah terbuka Bawaslu mengabulkan permohonan penyelesaian sengketa dari Bapaslon Hipni-Melin,”ujarnya, Minggu (4/10/2020).

Menyikapi atas putusan Bawaslu tersebut, kata Mislamudin, KPU Lampung Selatan akan berkoordinasi dan konsultasi ke KPU Provinsi dan KPU Pusat terkait langkah selanjutnya.

Menurutnya, sesuai dengan PKPU nomor 5 tahun 2020, ada waktu tiga hari kerja untuk menindaklanjuti putusan Bawaslu atau pihak yang keberatan melakukan bisa mengajukan ke PTUN.

“Setelah putusan ini, masih ada waktu tiga hari kerja untuk kita tindaklanjuti putusan Bawaslu Lamsel. Pastinya, kami akan mengkaji dan meminta saran terlebih dulu ke KPU Provinsi dan KPU Pusat untuk menentukan langkah selanjutnya seperti apa,”tandasnya.

Seperti diketahui, Bawaslu Lampung Selatan pada musyawarah terbuka penyelesaian sengketa pemilu lanjutan yang digelar hari ini di Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda, Minggu (4/10/2020). Dalam amar putusannnya, majelis mengabulkan permohonan gugatan penyelesaian sengketa yang diajukan bakal pasangan calon (Bapaslon) Hipni-Melin.

Dalam putusannya, Bawaslu menegaskan membatalkan SK KPU Lampung Selatan nomor : 60/K.03.1-KPT/1801/KPU-Kab/IX/2020 tanggal 23 September 2020 lalu, tentang penetapan pasangan calon.

Dimana pada SK penetapan paslon KPU Lampung Selatan tersebut, Bapaslon Hipni-Melin dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Sehingga tidak bisa ditetapkan sebagai paslon pada Pilkada serentak untuk di Kabupaten Lampung Selatan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Bawaslu Lampung Selatan membatalkan SK ketua KPU Lampung Selatan tentang penetapan paslon oleh KPU pada tanggal 23 September 2020 lalu.

“Menetapkan bahwa termohon (KPU Lamsel), diperintahkan mencabut keputusannya yang tidak menetapkan paslon Hipni-Melin sebagai calon bupati dan wakil bupati Lamsel pada Pilkada 2020. Memutuskan, bahwa Bawaslu mengabulkan semua pengajuan pemohon,”kata Ketua Bawaslu Lampung Selatan, Hendra Fauzi saat memimpin musyawarah terbuka sengketa Pilkada didampingi anggota majelis musyawarah lainnya, Khoirul anam dan Wazzaki

Selanjutnya, sebagai tindak lanjut keputusan ini, Bawaslu memerintahkan KPU Lampung Selatan untuk mencabut putusan sebelumnya.

“Mengintruksikan kepada pihak termohon (KPU Lamsel) untuk menerbitkan SK penetapan Bapaslon Hipni-Melin sebagai Paslon Bupati dan Wakil bupati Lamsel untuk Pilkada serentak di Kabupaten Lampung Selatan tahun 2020,”ungkapnya.

Loading...