Gugatan SK Menhut Terkait Izin Eksplorasi Gunung Rajabasa: Masyarakat Adat Way Handak Ajukan Banding

  • Bagikan

Tabikpun Nabik Tabik.

Masyarakt tetap mempertahankan gunung rajabasa, terbukti tetap naik ke tingkat BANDING, menggugat SK Menteri kehutanan Nomor ; 422/ Menhut-II/ 2014 tertanggal 25 April 2014 tentang izin pinjam pakai kawasan hutan Gunung Rajabasa.

Akta permohonan banding nomor 152/G/2O14/PTUN-JKT tertanggal 13 januari 2O15.
Memori banding ditanda tangani 4 pengacara masyarakat adat=
1. Yahuddin Haykar SH,
2. Faisol Chodri SH,
3. Nazaruddin SH,
4. Sutono SH.

Gugatan Banding ini di komandoi Pangeran Cahya Marga dari Marga Ratu, Keratuan Menangsi, Pemapah Saibatin Marga Dantaran Basid Galih Patih Gemulung bergelar Pangeran Singa Langkung. beserta punggawa Paksi paksi masrakat adat Segekhi suku Wayhandak.

Berdasarakan keputusan majelis hakim PTUN jakrta nmr 152/G/ 2O14/PTUN-JKt tetnggal 31 desmber 2O14. putusan sidang di menangkan pihak Tergugat. Menurut Pengacara masrakat adat,Hakim nampak sekali tdk mempertimbangkan mengabaikan bukti_bukti yg diajukan oleh Penggugat, baik bukti tulis maupun kesaksian Penggugat ϑί dalam fakta persidangan, majelis hakim melulu hanya mempertimbangkan bukti bukti tulis kesaksian dari supreme saja.

Perlu di ketahui Masyarakat, selama SK di gugat masih dalam sengketa hukum, dan belum inkrah, Maka PT supreme harus patuh hukum dan tidak bisa melakukan aktipitas di hutan lindung gunung rajabasa.

Tim masyarakat adat pun meminta KY / KOMISI YUDISIAL RI UNTUK MENGAWALI MENGAWASI PROSES HUKUM YG SEDANG BERJALAN .8

Masyarakt menggugat punya alasan ilmiyah dan masuk akal,, gunung rajabasa gunung tunggal, tidak banyak menyimpan air,, karna bahan baku utama pengeboran produksi panas bumi adalah air.
Jika air di pakai di masak terus menerus tiap hari, maka akan habis juga, Terbukti dampak buruk pengeboran panas bumi terjadi di daerah Mataloko flores. Tayangan video yg di tampilkan tV trns 7 sangat merusak, tanah rusak keluar asap api dan lumpur belerang, tanaman jadi kerdil, Air keruh berbau belerang tidak bisa di konsumsi, kuliit jadi gatel, atap rumah rusak,,

Selamatakan gunung Rajabsa demi kehidupan anak cucu.

Punggawa masyarakat adat Way Handak

  • Bagikan
You cannot copy content of this page