Beranda News Peristiwa Gunung Anak Krakatau Masih Terus Mengalami Kegempaan Tremor

Gunung Anak Krakatau Masih Terus Mengalami Kegempaan Tremor

139
BERBAGI
Wujud Gunung Anak Krakatau pada Jumat, 11 Januari 2019 (Foto: EarthUncutTV⁩)
Wujud Gunung Anak Krakatau pada Jumat, 11 Januari 2019 (Foto: EarthUncutTV⁩)

TERASLAMPUNG.COM — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, sepanjang Senin, 21 Januari 2019 petang hingga Selasa dini hari. 22 Januari 2019, terus-menerus mengalami kegempaan tremor.

Menurut Jumono, petugas  PVMBG di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, mengungkapkan pada periode pengamatan 21 Januari 2019, pukul 18.00 hingga 24.00 WIB secara visual Gunung Anak Krakatau berkabut 0-III dan asap kawah tidak teramati.

Gunung Anak Krakatau mengalami kegempaan tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 1-16 milimeter (dominan lima milimeter).

Sepanjang pengamatan, gunung api di dalam laut dengan ketinggian 110 meter dari permukaan laut (mdpl) itu, dengan cuaca mendung dan hujan.

Tingkat aktivitas Gunung Krakatau saat ini masih tetap pada Level III (Siaga) sejak 27 Desember 2018. Gunungapi Anak Krakatau (110 m dpl) mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak 18 Juni 2018.

PVMBG merekomendasikan masyarakat atau wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah.

Sedangkan peringatan vulkanik erupsi/letusan Gunung Anak Krakatau yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan atau Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) terakhir terkirim dengan kode warna kuning. VONA yang terbit tanggal 8 Januari 2019 pukul 18:11 WIB, terkait erupsi dengan ketinggian  kolom abu  sekitar 1110 m diatas permukaan laut atau sekitar 1000 meter di atas puncak. Kolom abu bergerak ke arah timur.

 

Loading...