Guru Besar FH Unila Prof. Dr. Sunarto Wafat

  • Bagikan
Prof. Dr. Sunarto DM, S.H, M.H. Foto: Istimewa
Prof. Dr. Sunarto DM, S.H, M.H. Foto: Istimewa

TERASLAMPUNG.COM — Innalillahi wa inaillaihi roji’un. Kabar duka kembali datang dari Universitas Lampung (Unila) dengan wafatnya Prof. Dr. Sunarto DM, S.H, M.H, pada Sabtu, 12 Juni 2021 pukul  03.42 WIB di RSU Abdul Moeloek (RSUAM) Bandarlampung.

Mantan Wakil Rektor III Universitas Lampung itu meninggal dunia setelah dirawat di RSUAM sejak akhir Mei 2021 lalu karena positif terpapar Covid-19.

Kabar wafatnya tokoh pendidikan kelahiran Kotabumi 12 November 1954 disampaikan rekan sejawat almarhum, Prof. Dr. Sudjarwo melalui grup WA Pembaca Teraslampung. Prof. Sudjarwo meneruskan kabar duka dari keluarga Prof. Sunarto.

“Innalilahi wainnailaihi rojiun…Telah berpulang ke Rahmatullah…Suami, Ayahanda, Datuk kami tercinta…
PROF. DR. SUNARTO, DM., SH.MH, pada hari ini, Sabtu 12 Juni 2021 Pukul 03.42 WIB di Rumah Sakit Abdul Muluk Bandar Lampung. Mewakili keluarga besar kami memohon kelapangan hati dan permohonan maaf jikalau dalam keseharian Almarhum berinteraksi dengan bapak/ibu, handai tolan terdapat kesalahan dan kekhilafan…

Kami juga memohon ketulusan hati bapak/ibu agar dapat mendoakan Almarhum Suami, Ayahanda, Datuk kami tercinta dapat diampuni atas segala dosa dan kesalahannya semasa beliau hidup, serta ditempatkan di sisiNYA dengan tenang.. Amin.. Amin… Yarabbalamien.”

Prof. Dr. Sunarto terkonfirmasi positif Covid-19 sejak Sabtu, 29 Mei 2021. Ihwal tersebutkan dibenarkan Wakil Rektor II Unila, Prof. Dr. Asep Sukohar.

BACA JUGA:   Soal Dana Pembebasan Lahan Proyek Jalan Tol, Jokowi Dikomplain Gubernur Lampung

“Betul Prof Sunarto terkonfirmasi positif Covid-19, saat ini dirawat di RSU Abdul Moeloek,” kata Asep Sukohar beberapa hari lalu.

Kondisi kesehatan Prof. Sunarto dikabarkan menurun pada Jumat petang (11/6/2021). Kabar tersebut kemudian beredar di kalangan kolega Prof. Sunarto melalui medsos dan sejumlah grup WA.

Dr. Eng. Admi Syarif, kolega Prof. Sunarto mengatakan sampai akhir hayatnya Prof. Sunarto masih aktif mengajar di progrom doktor (S3) Fakultas Hukum Unila dan beberapa kegiatan sosial.

Selain sebagai Ketua Paguyuban Putra Jawa kelahiran Sumatera (Pujakesuma), dosen ramah dan dikenal mudah bergaul itu itu juga masih memimpin pembangunan Masjid Al Wasi’i di Kampus Unila.

“Mas Narto memang merupakan figur guru besar yang sangat kenyang pengalaman. Saya mengenal betul Mas Narto saat sama-sama menjadi pimpinan di Unila beberapa waktu silam. Ia adalah sosok senior dan pendidik sangat luar biasa. Meskipun ia terkesan seseorang yang ‘keras’, namun ia juga sangat humoris dan lembut. Kemampuannya bernyanyi dan stand up comedy dengan berbicara berbagai bahasa daerah, membuatnya sangat menghibur dan dekat dengan berbagai kalangan, termasuk pimpinan daerah,” kata Admi Syarif, dalam unggahan di laman Facebook untuk mengajak para koleganya mendoakan kesembuhan Prof. Sunarto, Jumat malam (11/6/2021).

BACA JUGA:   Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal K.H. Mustafa Yaqub Wafat

Saat para koleganya yang tergabung di grup Teraslampung.com menggelar syukuran penganugerahan guru besar untuk Prof. Dr. Wahyu Sasongko di kediaman Asrian Hendicaya di Way Hui, Lampung Selatan, pada 5 September 2020 lalu, Prof. Dr. Sunarto sempat menyampaikan sambutan.

Selamat jalan Mas Narto…..

  • Bagikan