Beranda News H-1 Lebaran, ASDP Merak Seberangkan 835.651 Pemudik ke Sumatera

H-1 Lebaran, ASDP Merak Seberangkan 835.651 Pemudik ke Sumatera

8470
BERBAGI
Antrean kendaraan di Pelabuhan Merak yang akan menyeberang ke Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni, Sabtu malam (9/6/2018).

TERASLAMPUNG.COM — Hingga sehari menjelang Lebaran Idul Fitri 2018, PT ASDP Cabang Merak sudah menyeberangkan sekitar 835.651 orang pemudik dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera melalui jalur penyeberangan Merak-Bakauheni.

Manager Operasional PT ASDP Indonesian Ferry Cabang Merak Rudy Mahmudi, Kamis (14/6/2018) , mengatakan jumlah 835.651 orang yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni tersebut merupakan hasil rekapitulasi pemudik sejak H-8 hingga H-1 atau Kamis (14/6) pukul 08.00 WIB.

Mereka terdiri atas penumpang pejalan kaki (menggunakan angkutan bus umum), pemudik dengan sepeda motor, dan pemudik dengan kendaraan pribadi.

Dengan demikian, ada peningkatan jumlah penumpang sekitar 16,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 lalu dengan jumlah pemudik mencapai 714.973 orang.

BACA: H-1 Lebaran, Pelabuhan Bakauheni Sudah Mulai Lengang

“Pada periode yang sama dibandingkan tahun lalu ada kenaikan 16,9 persen,” katanya.

Total pemudik sebanyak itu, kata Rudy, terdidir atas pemudik pejalan kaki sebanyak 124.578 orang (meningkat 0,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 123.832 orang). Sedangkan pemudik dalam kendaraan tercatat sebanyak 711.073 orang, meningkat 20,3 persen dari tahun 2017 lalu yang mencapai 591.141 orang.

Sedangkan jumlah kendaraan yang menyeberang di Merak pada arus mudik tahun ini sebanyak 167.946 unit kendaraan. Jumlah tersebut lebih tinggi 8,4 persen dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya sebanyak 154.885 kendaraan.

“Jumlah itu terdiri dari 71.826 unit kendaraan roda dua. Lebih tinggi 4,6 persen dari tahun lalu yang mencapai 68.667 unit,” katanya.

Kemudian kendaraan roda empat tercatat sebanyak 83.223 unit atau naik sekitar 12,8 persen dibandingkan arus mudik tahun lalu pada periode yang sama yang jumlahnya mencapai 73.752 unit. Selanjutnya bus tercatat 3.925 unit, naik 8,6 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 3.615 unit bus.

“Truk tercatat 96.120 unit, jumlah itu 11,5 persen lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 86.218 unit truk,” kata dia.

Loading...