Beranda News Nusantara Habiskan Rp2 Miliar Lebih, AJI Gratiskan Uji Kompetensi Anggotanya

Habiskan Rp2 Miliar Lebih, AJI Gratiskan Uji Kompetensi Anggotanya

351
BERBAGI
Syofiardi Bachyul (kiri) di sela-sela acara UKJ AJI Batam dan AJI Tanjungpinang, Sabtu, 4 Agustus 2018 (foto: Dok Syofiardi)

TERASLAMPUNG.COM — Ketua Majelis Etik Nasional Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Syofiardi Bachyul, mengatakan sejak 2012 AJI menggratiskan anggotanya dalam mengikuti Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ).

Menurutnya tidak kurang dari Rp2 miliar lebiih dikeluarkan Pengurus Nasional AJI untuk membiayai sekitar 50 kali penyelenggaraan UKJ bagi anggotanya. Syaratnya, peserta adalah anggota AJI yang sudah setahun menjadi anggota dan rajin membayar iuran.

“Sekali menyelenggarakan UKJ, AJI membiayai sekitar Rp45 juta untuk mendatangkan penguji, administrasi pengujian, dll. Artinya dikali 50 penyelenggaraan, maka total hingga kini AJI telah menggelontorkan sekitar Rp2,25 miliar dana kas organisasi untuk sertifikasi wartawan,” kata Syofiardi, di sela-sela acara UKJ bagi para anggota AJI Batam dan AJI Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Jurnalis The Jakarta Post itu mengatakan, dana itu  belum termasuk biaya penyelenggaraan Trainer of Examination (ToE) pelatihan penguji yang sudah diselenggarakan 5 kali dengan total melatih 69 penguji.

“Hingga kini anggota AJI yang telah mengikuti UKJ sebanyak 850 orang: 227 Utama, 294 Madya, dan 329 Muda. Jumlah anggota AJI di seluruh Indonesia 1.846 orang. Artinya, masih ada 996 anggota yang belum mengikuti UKJ,” katanya.

Menurut Syofiardi, jumlah ini mungkin akan berkurang karena ada sejumlah anggota AJI yang sudah mengikuti UKW (UJI Kompetensi Wartawan, nama yang dipakai oleh Dewan Pers dan lembaga selain AJI) yang diselenggarakan lembaga lain, seperti LPDS.

“Pada Agustus ini atau setidaknya September, AJI akan menyelenggarakan UKJ di Balikpapan dan Medan.Itulah upaya AJI sebagai organisasi jurnalis yang independen ikut mendorong terciptanya jurnalis profesional di Indonesia dengan menyelenggarakan UKJ yang bebas dari pembiayaan sponsor atau pihak ketiga serta juga tidak membebani anggota,” katanya.

UKJ yang digelar AJI di Batam adalah yang ke-50. Sebanyak 20 anggota AJI Batam dan AJI Tanjungpinang menjadi peserta. Dua orang untuk Jenjang Utama, 6 Jenjang Madya, dan 12 Jenjang Muda.

Sebelumnya, pada 28-29 Juli 2018 lalu AJI Indonesia menggelar UKJ di Bandarlampung, diikuti 19 anggota AJI Bandarlampung.

Anggota Badan Penguji UKJ AJI Indonesia, Budisantoso Budiman, mengatakan UKJ merupakan komitmen AjI untuk meningkatkan profesionalisme anggotanya. Selain menguji keterampilan jurnalistik, UKJ juga menekankan pada masalah etika jurnalistik

“Para jurnalis tidak hanya dituntut terampil dan teruji, tetapi juga teguh dalam menjalankan etika profesi sebagai jurnalis,” kata dia.

 

Loading...