Beranda News Pelayanan Publik Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ditlantas Polda Lampung Siapkan Rekayasa Lalu...

Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ditlantas Polda Lampung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di JTTS

208
BERBAGI
Arus penumpang di di Pelabuhan Bakauheni (ilustrasi)

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Untuk mengatasi kepadatan kendaraan saat memasuki arus mudik dan balik pada Hari Raya Idul Fitri 1438 H mendatang, Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung merancang rekayasa lalu lintas melalui jalur Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lampung. Rekayasa lalu lintas itu untuk para pemudik yang akan keluar dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Direktur Lalu Lintas Polda Lampung, Kombes Pol Prahoro Tri Wahyono mengatakan, persiapan menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 1438 H tahun 2017 ini, diakuinya ada perbedaan jika dibandingkan pada arus mudik dan balik lebaran pada tahun-tahun sebelumnya.

“Persiapan menghadapi arus mudik lebaran tahun 2017 ini, memang ada perbedaan. Karena untuk arus mudik saat ini, pengerjaan Jalan Tol Trans Sumatera sudah dibuka dan mulai dapat dilalui kendaraan,”ujarnya, Senin (29/5/2017).

Sebagai langkah agar tidak terjadikemacetan, saat berada di pintu keluar dan masuk di Pelabuhan Bakauheni, petugas sudah memiliki formulasi untuk membaginya,”ungkapnya.

Prahoro mengutarakan, persiapan saat menghadapi arus mudik dan balik pada lebaran nanti, pihaknya telah merencanakan rekayasa lalu lintas agar nantinya tidak terjadi kemacetan. Rekayasa lalu lintas tersebut, nantinya akan dibagi menjadi dua jalur. Yakni melalui jalur tol trans sumatera, dan jalur arteri (jalan utama) Lampung Selatan.

“Rekayasa lalu lintas jelang arus mudik dan balik lebaran ini, sudah kami koordinasikan dengan pihak ASDP,”paparnya,

Rencananya, kata Prahoro, kapal yang mengangkut penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Merak akan bersandar di Dermaga 4 dan 5 di Pelabuhan Bakauheni. Kendaraan yang keluar dari Pelabuhan Bakauheni, akan dibagi yakni ada yang menuju ke Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan arteri atau jalan utama dengan melewati dibawah jembatan layang (flyover).

“Langkah tersebut dilakukan, apabila jalur arterinya atau jalan utamanya memang sudah sangat padat dengan antrean kendaraan hingga mengular.  Rekayasa jalur arus mudik dan balik tersebut, sudah kami koordinasikan dengan Polres dan Jajaran,”terangnya.

Selanjutnya, untuk pengamanan saat arus mudik dan balik lebaran 2017 ini, pihaknya akan menerjunkan sekitar 6.000 personel dari Satuan Lalu Lintas. Para persenel tersebut, nantinya akan terbagi dalam beberapa tugas seperti tugas preventif dan preentif.

Loading...