Beranda Virus Corona Hadapi “New Normal” Masa Pandemi Covid-19, Polda Lampung Siapkan SOP

Hadapi “New Normal” Masa Pandemi Covid-19, Polda Lampung Siapkan SOP

136
BERBAGI
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Foto: Teraslampung.com/Mas Alina Arifin
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Foto: Teraslampung.com/Mas Alina Arifin

Zainal Asikin I Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Di tengah masa pandemi Covid-19 dan bersiap memasuki tahapan tatanan baru (new normal), Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyiapkan Standard Operatting Procedures (SOP) atau yang akan diterapkan di daerah yang dijadikan sebagai proyek percotontohan di Lampung.

“Polda Lampung, siap melaksanakan tahapan tatanan baru atau new normal. Mengenai kapan pelaksanaannya, menunggu keputusan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung. Yang jelas, mengenai persiapan piranti lunaknya sudah dipersiapkan,”kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad kepada tersalampung.com, Sabtu (30/5/2020).

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang menyiapkan SOP new normal tersebut yang akan diterapkan di daerah yang dijadikan sebagai pilot project. Oleh karena itu, Kapolda Lampung meminta kepada Polres Jajaran untuk membuat SOP yang akan digunakan saat new normal tersebut dilaksanakan.

“SOP itu seperti menegur dan mengingatkan masyarakat. Kalau tidak bisa diingatkan dan diterima, kita akan ambil langkah-langkah yang perlu dilakukan yakni penegakkan hukum dan ini yang masih kita diskusikan,”ujarnya.

Dalam menghadapi era new normal tersebut, kata Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, perlu adanya kesinergian Polri, TNI, Pemda dan Satpol PP dalam mendisiplinkan masyarakat yang terdiri dari lima sektor yakni Industri, perdagangan, pariwisata, perhubungan dan sektor umum.

“Petugas gabungan, TNI, Polri dan Satpol PP akan turun kelapangan mendisiplinkan masyarakat di fasisiltas umum seperti di pasar, mall, terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, tempat wisata serta di pusat kearamaian lainnya agar mematuhi protokol kesehatan,”ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab penanggualan Covid-19 ini, bukan hanya pemerintah, TNI, Polri, Pemda, Satpol PP ataupun Tim Gugus Tugas Penangan Covid-19 saja. Melainkan juga tugas bersama, masyarakat dan pelaku dunia usaha.

“Peran serta pers juga sangat dibutuhkan, untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan tersebut,”terang mantan Kapolres Meranti Kepulauan Riau ini.

Dikatakannya, saat ini Polda Lampung dan Polres jajaran masih masif melakukan giat Operasi Aman Nusa II, dan mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang kebijakan pemerintah tersebut. Sehingga saat memasuki era new normal tersebut, masyarakat memiliki kesiapan dan kesadaran.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana mengatakan, masyarakat lampung harus bersiap-siap menghadapi era new normal tersebut dengan memulai merubah pola hidup. Jika diberlakukan masyarakat harus siap, karena hal itu sudah menjadi keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan harus dilaksanakan.

“Kita harus siap-siap untuk yang akan kita lakukan kedepannya, dan new normal belum kita lakukan karena ada dua Kabupaten di Lampung yakni Mesuji dan Lampung Timur yang bersih dari Covid-19. Untuk new normal, kemungkinan bisa dicoba di dua Kabupaten itu karena keduanya belum ada yang reaktif postif Covid-19,”kata Kadiskes Provinsi Lampung ini.

Reihana juga mengajak masyarakat untuk mulai merubah pola hidup (lisfestyle), yakni menggunakan masker, pakai hand sanitizer, rajin cuci tangan dan jaga jarak (social dan psycal distancing). Hal itu harus mulai dibiasakan, sebab jika biasa dan konsisten ada atau tidak adanya virus dan terpenting memiliki proteksi diri.

“Mulai sekarang, pola gaya hidup kita harus mulai dirubah dengan pakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak karena virus masuk lewat mulut, hidung dan lainnya,”ungkapnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini, perkembangan Covid-19 di Provinsi Lampung masih meningkat belum flat, grafik penambahan kasus reaktif positif Covid-19 masih terus beranjak naik. Hal tersebut diketahui usai alat PCR (polymerase chain reaction) mulai bekerja dan dinyatakan cepat bekerjanya.

“Saat ini alat PCR sudah berjalan sangat cepat, setiap harinya tergantung semua swab yang masuk dan semua bisa dilaksanakan di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Provinsi Lampung. Satu tempat saja bisa 13, tapi berapun swab masuk akan diselesaikan hari itu juga,”pungkasnya.

Loading...