Beranda Teras Berita Haedar Nashir Terpilih Sebagai Ketum PP Muhammadiyah 2015-2020

Haedar Nashir Terpilih Sebagai Ketum PP Muhammadiyah 2015-2020

230
BERBAGI
 Dr. Haedar Nashir, M.Si (Ist)

MAKASSAR, Teraslampung.com — Dr. Haedar Nashir, M.Si terpilih sebagai sebagai ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2015-2020. Ia ditetapkan sebagai ketua umum dala, Muktamar ke-47 Muhammadiyah, di Makassar, Kamis (6/8) malam. Muktamar juga menetapkan dan Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed sebagai sekretaris umum.

Proses pemilihan Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti sebagai ketua umum dan sekretaris umum PP Muhammadiyah berlangsung lancar dan singkat, hanya sekitar 10 menit.

Ketua Panitia Pemilihan A. Dahlan Rais saat membuka sidang Pleno VIII Muktamar Muhammadiyah ke-47, sekitar pukul 22.00 WITA atau 21.00 WIB, mengatakan bahwa sidang yang diikuti 13 anggota Pimpinan Pusat berjalan lancar dan mengusulkan Dr. H. Haedar Nashir, M.Si, sebagai ketua umum PP Muhammadiyah.

“Bisa diterima?” tanya Dahlan ke peserta Muktamar.

“Setuju, sah,” jawab ribuan muktamirin, sambil bertepuk tangan dan sebagian mengucapkan Allahu Akbar.

Dahlan Rais lalu mengumumkan bahwa Sekretaris Umum PP Muhammadiyah adalah Abdul Mu’ti.

Ketua Umum PP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Beni Pramula, yang berada di lokasi Muktamar, menyambut positif terpilihnya duet Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti sebagai ketua umum dan sekretaris umum PP Muhammadiyah yang baru.

“Barakallah., semoga pemimpin baru Muhammadiyah mampu membawa organisasi ini lebih bermanfaat kepada umat,” kata Beni.

Proses sidang 13 anggota PP Muhammadiyah yang berlangsung singkat dan lancar ini sesuai dengan pernyataan Dahlan Rais, saat menskors sidang menjelang pemilihan ketua umum.

“Menurut jadwal, waktu yang diberikan hanya satu jam. Tapi insya Allah bagi 13 anggota terpilih, satu jam terlalu lama,” kata Dahlan.

Sebelumnya, Muktamar ke-47 Muhammadiyah telah memilih 13 anggota PP Muhammadiyah melalui pemungutan suara secara elektronik.

Berikut perolehan suara 13 Pimpinan Muhammadiyah, berdasarkan suara sah 2389 dan suara tidak sah 38.

1. Haedar Nashir, 1947 suara
2. Yunahar Ilyas, 1928 suara
3. A. Dahlan Rais, 1827 suara
4. M. Busyro Muqoddas, 1811 suara
5. Abdul Mu’ti, 1802 suara
6. Anwar Abbas, 1436 suara
7. Muhadjir Effendy, 1279 suara
8. Syafiq A. Mughni, 1198 suara
9. Dadang Kahmad, 1146 suara
10. Suyatno, 1096 suara
11. Agung Danarto, 1051 suara
12. M. Goodwill Zubir, 1049 suara
13. Hajriyanto Y. Thohari, 968 suara

Loading...