Beranda Headline Hantaman Gelombang Tinggi di Kalianda: Empat Orang Meninggal, Puluhan Luka-luka

Hantaman Gelombang Tinggi di Kalianda: Empat Orang Meninggal, Puluhan Luka-luka

2272
BERBAGI
Dampak hantaman gelombang tinggi di kawasan pesisir Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu malam, 22 Desember 2018.
Dampak hantaman gelombang tinggi di kawasan pesisir Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu malam, 22 Desember 2018.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN– Gelombang tinggi yang melanda wilayah pesisir Kalianda dan Rajabasa, Lampung Selatan, Sabtu malam 22 Desember 2018 sekitar pukul 22.00 WIB,menyebabkan orang meninggal dunia dan puluhan warga lainnya dirawat di rumah sakit.

Pantauan Teraslampung.com di RSUD Bob Bazar Kalianda, Sabtu tengah malam, banyak warga mengantar anggota keluarganya yang terluka karena hantaman ombak yang menerjang daratan.

Para pasien tersebut pada umumnya masih trauma dengan adanya peristiwa gelombang besar terjadi yang baru saja mereka alami. Bahkan sesekali dari mereka, ada yang berteriak histeris lantaran trauma dengan adanya kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun Teraslampung.com menyebutkan,  selain empat orang meninggal dunia, sedikitnya ada  20 orang yang mengalami luka-luka yang saat ini tengah di rawat di RSUD Bob Bazar Kalianda.

BACA: Pesisir Kalianda dan Rajabasa Diterjang Gelombang Laut, Warga Mengungsi ke Dataran Tinggi

“Data sementara, ada empat orang yang meninggal dunia dan 20 orang lainnya masih menjalani perawatan medis. Jadi maaf ya mas, sementara itu saja yang bisa saya sampaikan,” kata salah seorang petugas medis di RSUD Bob Bazar Kalianda, Minggu dinihari 23 Desember 2018.

Sanusi (54), salah seorang dari kerabat korban yang meninggal dunia, menuturkan keponakannya t tidak dapat diselamatkan karena terjang dan terseret ombak besar. Korban ditemukan di pinggir pantai, tapi kondisinya sudah tidak bernyawa lagi.

“Begitu air laut itu mulai surut, saya dibantu warga berusaha mencari keponakan saya ini. Lalu korban ditemukan di tepi pantai yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya,” katanya,  saat berada di RSUD Bob Bazar Kalianda.

Saksi mata lain,  Rudi (37), mengaku saat gelombang pasang menerjang ke pemukiman warga di wilayah PPI Bom Kalianda dan sekitarnya,  ketinggiannya itu mencapai empat meter lebih.

BACA: Rob Akibat Air Laut Pasang Landa Kawasan Pesisir Kalianda Lampung Selatan

“Tinggi ombak yang menerjang itu sampai empat meteran. Saya  lihatnya ngeri mas,  air kok sampai setinggi itu,”ungkapnya.

Menurutnya, selain rumah dan beberapa peralatan rumah juga banyak rusak akibat dihempas ombak tinggi tersebut.

Loading...