Harga Singkong Turun, Anggota DPR RI ini akan Perjuangkan ke Pusat

‎Wakil Bupati Ardian Saputra (duduk-kiri) mendampingi pimpinan Badan Sosialisasi MPR RI, Alimin Abdullah (kedua dari kanan) dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan
‎Wakil Bupati Ardian Saputra (duduk-kiri) mendampingi pimpinan Badan Sosialisasi MPR RI, Alimin Abdullah (kedua dari kanan) dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan.
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, Kotabumi–Persoalan turunnya harga singkong di Lampung Utara turut menyita perhatian pimpinan Badan Sosialisasi MPR RI, Alimin Abdullah. Ia berjanji akan membawa persoalan ini ke DPR RI.

“Meskipun tanggung jawab ini bukan ada ada di komisi saya, tapi persoalan ini akan saya teruskan ke rekan – rekan komisi terkait untuk dibahas,” jelas Alimin usai sosialisasi empat pilar MPR RI di Jalan Lebungcurup, Rejosari, Kotabumi, Minggu (7/8/2022).

Alimin menjelaskan, penurunan harga singkong sangat merugikan bagi para petani singkong. Sebab, biaya dan waktu yang telah dikeluarkan oleh para petani selama ini seperti sia – sia. Padahal, kehidupan mereka hanya mengandalkan dari hasil singkong tersebut. Jika terus dibiarkan, para petani akan semakin menderita.

“Pemerintah harus hadir untuk memperhatikan rakyatnya. Kami akan berusaha memperjuangkannya di pusat,” kata dia.

Ia mengatakan, apa yang dilakukannya ini semata – mata hanya untuk menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Aspirasi masyarakat harus disampaikan guna dicarikan solusinya. Dengan demikian, pihak perusahaan tak lagi dapat seenaknya saja menurunkan harga singkong sesuai dengan kemauan mereka.

“Sudah menjadi kewajiban kami untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Semoga, apa yang dilakukan akan membuahkan hasil yang positif,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Alimin juga mengatakan, sejatinya sosialisasi empat pilar kebangsaan ini lebih baik diajarkan di sekolah – sekolah. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini hingga jenjang perguruan tinggi. Jika diajarkan secara terus – menerus maka pemahaman mengenai hal itu dapat tertanam dengan baik pada generasi muda.

“Sosialisasi yang kami lakukan ini kan waktunya tidak lama. Kalau mau maksimal, lebih baik diajarkan di sekolah – sekolah saja,” papar politisi PAN itu.

Di tempat sama, Wakil Bupati Ardian Saputra mengatakan, persoalan harga singkong telah menjadi keluhan para petani belakangan ini. Kehadiran Alimin diharapkannya dapat membawa persoalan ini hingga ke Pemerintah Pusat.

“Semoga aspirasi petani Lampung Utara ini dapat disampaikan dan dicarikan solusinya agar petani tidak terus merugi,” harap putra sulung mantan Bupati Zainal Abidin ini.

Feaby Handana