Hari Guru, Ditlantas Polda Lampung dan Jajaran Sambangi Guru di Pulau Harimau

  • Bagikan
Wadirlantas Polda Lampung AKBP M. Ali saat memberikan bantuan berupa alat sekolah dan lainnya kepada guru di SDN 5 Sumur, Pulau Harimau, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Kamis (25/11/2021).
Wadirlantas Polda Lampung AKBP M. Ali saat memberikan bantuan berupa alat sekolah dan lainnya kepada guru di SDN 5 Sumur, Pulau Harimau, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Kamis (25/11/2021).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN–Dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-76 tahun 2021, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung bersama Jajaran (Satlantas) menyambangi sejumlah siswa dan siswi serta dewan guru di Pulau Harimau tepatnya di SDN 5 Sumur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Kamis (25/11/2021).

Selain melakukan kunjungan, Ditlantas polda Lampung dan Jajaran memberikan bantuan berbagai perlengkapan sekolah seperti alat tulis dan sembako serta uang tunai untuk dewan guru. Bantuan tersebut, diserahkan langsung Wakil Direktur Lalu lintas (Wadirlantas) Polda Lampung, AKBP M. Ali didampingi Kasatlantas Polres Lamsel, AKP Edwin dan Kasat Pol Air Polres Lamsel Ipda Fahrul Arif.

Dalam kesempatan itu, Wadirlantas Polda Lampung AKBP M. Ali menyapa langsung para dewan guru dan siswa-siswi SDN 5 Sumur, serta memberikan pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas kepada murid di sekolah tersebut.

“Kita melaksanakan kegiatan bakti sosial ini, yakni dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) ke-76 tahun 2021. Kami (Ditlantas) memberikan bantuan ini, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap para guru yang berada di daerah terpencil di sini (pulau Harimau), Kecamatan Ketapang Lamsel,”kata AKBP M. Ali di lokasi kegiatan, Kamis (25/11/2021).

AKBP M. Ali mengungkapkan, para dewan guru yang bertugas di SDN 5 Sumur ini, terus berjuang untuk meningkatkan pendidikan terhadap anak-anak didiknya di kepulauan ini. Bahkan setiap hari, mereka ini harus berjuang menyeberangi laut dengan naik kapal untuk bisa menuju ke lokasi tempat mengajar dan itu dilakukan oleh para dewan guru ini selama puluh tahun.

“Guru bukan saja sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, tapi juga pahlawan tanpa tapal batas karena tidak mengenal jarak untuk berjuang mencerdaskan anak bangsa di Pulau Harimau ini. Apa yang kita lakukan ini, wujud kepedulian kami terhadap guru di hari HGN. Kita semua wajib mengapresiasi atas perjuangan mereka, karena semangatnya untuk bisa meningkatkan pendidikan di Pulau Harimau”terangnya.

Sementara Kepala Sekolah SDN 5 Sumur di Pulau Harimau, Sukirdi sangat berterima kasih sekali kepada Dirlantas Polda Lampung besrta Jajarannya (Satlantas) Polres Lampung Selatan yang telah menyambangi langsung lokasi sekolah serta memberikan bantuan berbagai perlengkapan sekolah seperti alat tulis dan sembako serta uang tunai untuk dewan guru.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Ditlantas Polda Lampung dan Jajarannya, mudah-mudahan bantuan yang diberikan banyak manfaatnya bagi anak-anak SDN 5 Sumur. Sebagai pemimpin di SDN 5 sumur ini, Saya orang yang pertama sejak tahun 1991 sampai sekarang ini masih bertugas di sini dan baru kali ini dikunjungi dan langsung dapat bantuan dari Ditlantas Polda Lampung dan Jajarannya,”ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dian Purba Dhini, salah satu guru SDN 5 Sumur mengatakan, mengajar di pulau terpencil dan menyebarangi laut memang sangat-sangat beda dengan mengajar di darat, yakni dari segi muridnya maupun dari fasilitasnya.

Menurutnya, kalau di darat kita mengajar 1 kelas bisa 25 hingga 40 siswa. Tapi kalau di laut (pulau), hanya ada 8 siswanya bahkan kebagian pernah mengajar hanya ada 4 siswa saja. Kemudian untuk bisa menuju lokasi mengajar, setiap hari guru harus menyeberang laut mengunakan kapal (perahu) selama 10 hingga 30 menit untuk sampai ke lokasi dan itu juga tergantung dengan kondisi cuaca.

“Itulah tantangannya mengajar di pulau terpencil. saya menuju ke pulau ini bukan karena menilai materi tetapi pengabdian. Harapannya di HGN ke-76 ini, kita guru di pulau terpencil ini harus bekerja keras lagi mendidik anak, karena orang bisa mengajar tapi belum tentu bisa mendidik. Nah disitulah tantangannya,”ucapnya.

“Harapan saya kepada pemerintah, ya tolonglah guru yang ada di pulau ini ini cepat diangkat dengan cara prioritas karena untuk usia dan masa kerja mereka sudah puluhan tahun. Untuk di SD 5 Sumur Pulau Harimau, tolong diperhatikan juga segala fasilitasnya,”pungkasnya.

  • Bagikan