Hari Ini Ada Penambahan 339 Kasus Baru Covid-19, Ini Sebarannya

  • Bagikan
Ilustrasi Virus Corona

TERASLAMPUNG.COM, JAKARTA — Meskipun grafik penambahan kasus baru terus melandai, tetapi kasus Covid-19 masih terjadi di banyak  daerah di Indonesia. Pada Minggu (14/11/2021) data nasional di Satgas Covid-19 menunjukkan adanya penambahan  339 kasus baru.

“Total kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Indonesia mencapai 4.250.855 kasus,” dikutip dari laporan Satgas  Penanganan Covid-19, Minggu, 14 November 2021.

Kabar baiknya, hari ini ada  503 orang sehingga total pasien Covid-19 yang sembuh  menjadi total 4.098.178.  Sedangkan, pasien meninggal bertambah 15 orang sehingga totalnya menjadi 143.659 orang.

Dari 339 kasus baru tersebut, terbanyak terjadi di Provinsi DKI Jakarta (92 kasus), disusul Jawa Tengah (30 kasus), dan Jawa Timur (28 kasus).

Terkait masih adanya ancaman Covid-19, Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban mengingatkan masyarakat Indonesia tidak lengah. Ia mengingatkan peluang terjadinya gelombang ketiga Covid-19, terutama pascamomen libur Natal dan tahun baru 2022 nanti.

“(Kita) Jangan eforia, harus tetap waspad. Sebentar lagi libur panjang natal tahun baru Banyak undangan pernikahan juga, restoran juga harus hati-hati,” kata Zubairi pada sebuah acara webinar, Sabtu (13/11) pagi.

Zubairi mengungkapkan, saat ini grafik kasus Covid-19 di Indonesia sangat landai dengan positivity rate di angka 1,4 persen. Angka ini jauh dibanding kondisi sebelumnya, yaitu saat puncak kasus Covid-19 di Indonesia yang persentase positivity rate-nya mencapai 44 persen.

Zubairi mengatakan, tingkat kematian harian akibat Covid-19 di Indonesia saat ini di angka 20 korban jiwa per hari. Angka ini jauh berkurang dari 2000 orang sehari di masa-masa puncak gelombang dua.

Berikut Data Kasus Baru Covid-19 di Indonesia pada  Minggu, 14 November 2021:

DKI Jakarta: 92 kasus
Jawa Tengah: 30 kasus
Jawa Timur: 28 kasus
Kalimantan Barat: 26 kasus
Jawa Barat: 25 kasus
Kalimantan Timur: 22 kasus
DI Yogyakarta: 16 kasus
Papua Barat: 15 kasus
Bangka Belitung: 12 kasus
Sulawesi Selatan: 11 kasus
Bali: 9 kasus
Sumatera Utara: 8 kasus
Sulawesi Tengah: 8 kasus
Aceh: 5 kasus
Lampung: 4 kasus
Banten: 4 kasus
Sumatera Barat: 3 kasus
Nusa Tenggara Barat: 3 kasus
Nusa Tenggara Timur: 3 kasus
Kalimantan Tengah: 3 kasus
Jambi: 2 kasus
Sumatera Selatan: 2 kasus
Kalimantan Utara: 2 kasus
Sulawesi Utara: 2 kasus
Papua: 2 kasus
Bengkulu: 1 kasus
Kalimantan Selatan: 1 kasus.

  • Bagikan