Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Hari Ini Puskesmas di Bandarlampung Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19

Hari Ini Puskesmas di Bandarlampung Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19

132
BERBAGI
Penyuntikan vaksin Covid-19 di Puskesmas Kupang Kota, Bandarlampung, Senin (18/1/2020). Foto: Teraslampung.com
Penyuntikan vaksin Covid-19 di Puskesmas Kupang Kota, Bandarlampung, Senin (18/1/2020). Foto: Teraslampung.com

TERASLAMPUNG.COM — Puskesmas Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Selatan hari ini (18/1/2021) melakukan penyuntikan vaksin atau vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (Nakes) dan nonkesehatan di puskesmas tersebut.

“Kami memvaksinasi 6 orang yang terdaftar tapi yang berhasil disuntikkan vaksin Covid-19 hanya 5 orang karena yang satu orang ditunda karena batuk pilek dan demam,” jelas Kepala Puskesmas (Kapuskes) Kupang Kota dr.Agustina, Senin, 18 Januari 2021.

Dia menjelaskan untuk mendapat suntikan vaksin Covid-19, penerima harus dalam kondisi sehat.

“Ada prosedur baku atau standard operating procedure (SOP) sebelum seseorang divaksinasi. Pertama kita lihat melalui aplikasi apakah orang tersebut sudah terdaftar, kemudian ada semacam wawancara kepada penerima vaksin ditanyakan riwayat kesehatan serta pemeriksaan ringan,” ujar Agustina.

“Setelah itu penerima vaksin harus menandatangani surat pernyataan untuk dilakuan tindakan medis. Setelah tandatangan orang tersebut kita berikan suntikan vaksin. Selesai divaksinasi harus menunggu sekitar 30 menit untuk observasi dan terakhir diberikan sertifikat plus pemberitahuan kapan orang tersebut akan suntik vaksin lagi,” tambahnya.

Pemberian suntikan vaksin Covid-19 di puskesmas tidak seragam. Dari pantauan teraslampung.com di Puskesmas Satelit menurut petugas di sana penyuntikan vaksin akan dilaksanakan pada hari Kamis mendatang.

“Yang menentukan kapan vaksinasi itu adalah aplikasi. Mungkin di sana (Puskesmas Satelit) tidak ada jadwal orang yang akan diberikan vaksin. Kami, untuk melihat besok apakah ada orang yang akan disuntik vaksin, kita harus lihat di aplikasi tcare vaksin,” jelas dr Agustina.

“Tambahan informasi, periode pertama ini Januari – April penerima vaksin baru tenaga kesehatan, asisten nakes, tenaga penunjang, serta mahasiswa medis/kesehatan,” jelasnya.

Dandy Ibrahim