Hari ini Tambah 581, Kasus Positif Covid pada Akhir Juli – 1 Agustus 2021 di Lampung “Stabil Tinggi”

  • Bagikan
Data kasus Covid-19 di Lampung pada 1 Agustus 2021. Sumber: Dinkes Lampung
Data kasus Covid-19 di Lampung pada 1 Agustus 2021. Sumber: Dinkes Lampung

TERASLAMPUNG.COM — Sejak terjadinya “ledakan” kasus baru Covid-19 sejak 2 Juli 2021 lalu, hingga 1 Agustus 2021 jumlah penambahan kasus baru Covid-19 di Lampung selalu dalam jumlah besar. Hal itu membuat kurva dalam grafik data kasus Covid-19 di Lampung menjadi selalu tinggi.

BACA: Hari Ini, Pasien Covid-19 di Lampung yang Meninggal Tambah 96 Orang

Data di Dinas Kesehatan Lampung menyebutkan, pada 1 Juli 2021, penambahan kasus baru Covid-19 di Lampung dalam kisaran angka 200-an kasus per hari. Meningkat menjadi 285 per hari pada 2 Juli 2021 dan terus meningkat hingga menembus angka dua kali lipat lebih pada 27 Juli 2021 (581 kasus), 29 Juli 2021 (687 kasus baru), 30 Juli 2021 (569 kasus baru), dan 31 Juli 2021 (678 kasus baru).

Dengan penambahan sebanyak 581 pada hari ini, berarti jumlah pasien Covid-19 di Lampung sampai hari ini ada 35.348 orang. Perinciannya: 26.980 sembuh, 2.231 meninggal dunia, dan 6.137 masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri.

Pada hari ini kasus baru Covid-19 di Lampung memang lebih sedikit dibanding kemarin yaitu 581 kasus baru. Namun, jumlah itu tergolong sangat besar dibandingkan periode Juni hingga awal Juli 2021. Sepanjang bulan Juni, angka penambahan kasus baru Covid-19 di Lampung masih dalam kisaran 120 hingga 190-an kasus per hari . Artinya, dengan rata-rata kasus baru di atas 500 per hari pada Juli 2021 menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan.

Tingginya kasus Covid-19 tidak diimbangi dengan tersedianya sarana perawatan yang memadai. Oksigen dan tabung oksigen, misalnya, sampai hari ini masih menjadi barang langka di Lampung. Banyak pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah dan harus dibantu oksigen tetapi keluarganya kesulitan mengisi ulang tabung oksigen. Penjual oksigen dan tabung oksigen isi ulang sering kekurangan pasokan.

Baru-baru ini memang ada pasokan bantuan 15 ton oksigen dari PT Pusri. Namun, oksigen sebanyak itu untuk memasok RSU Abdul Moeloek dan RS Urip Sumoharjo Bandarlampung saja. Padahal, diyakini banyak warga Lampung yang melakukan isolasi mandiri dan memerlukan oksigen lantaran kondisi kesehatannya tidak baik.

  • Bagikan