Hari Pertama Operasi Zebra, 120 Pengendara Ditilang

  • Bagikan
Ilustrasi Operasi Zebra Krakatau

Zainal Asikin/Teraslampung.com
Bandarlampung—Pada Hari Pertama Digelarnya Operasi Zebra Krakatau 2014, Satuan lalulintas (Satlantas) Polresta Bandarlampung menjaring 120 kendaraan baik itu roda dua dan roda empat yang terbukti melanggar aturan lalulintas.

 “Ada 120 pengendara yang dikenakan tilang (bukti pelanggaran), baik itu roda dua maupun roda empat. Para pengendara khususnya di wilayah hukum Polresta Bandarlampung, yang melanggar hanya dikenakan tilang,” kata Kasat Lantas Polresta Bandarlampung, AKP M Reza Chairul, SH, SIK kepada wartawan, Rabu (26/11).

AKP M Reza mengatakan, pengendara roda dua (motor) mendominasi pelanggaran yang dilakukan pada hari pertama Operasi Zebra Krakatau 2014. Jenis pelanggaran terbanyak, yakni melanggar rambu-rambu lalulintas, seperti tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) dan kelengkapan –kelengkapan kendaraan lainnya yakni spion.

“Selain memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, kami juga menindak tegas pengendara motor yang tidak menghidupkan lampu besar (utama), melawan arus jalan, plat nomor polisi yang sudah dimodifikasi serta parkir sembarangan,” tutur dia.

Sementara untuk pengendara kendaraan roda empat, mantan Kasat Lantas Polres Way Kanan ini mengungkapkan, pihaknya menindak supir angkutan kota (angkot). Selain itu juga, supir angkot ini saat mengendarai kendaraan banyak sekali tidak menggunakan sabuk pengaman, kemudian  kaca film yang terlalu gelap.

”Kalau untuk roda empat, sementara ini baru kendaraan angkot yang banyak kami tilang. Karena kendaraan angkot ini, berhenti ditempat yang asal dan kerapkali membuat kemacetan jalan. Ya tidak hanya itu saja, pastinya kelengkapan surat-surat juga kami periksa. Mereka hanya kami beri tilang saja sesuai dengan jenis pelanggarannya,” jelasnya.

Ditambahkannya, jumlah pelanggaran ini kemungkinan akan terus bertambah mengingat Operasi Zebra yang berlangsung sejak hari ini (kemarin) hingga 14 hari kedepan. Pihaknya menghimbau kepada setiap pengendara, baik roda dua maupun roda empat agar mematuhi rambu lalulintas dan membawa kelengkapan surat kendaraan dan identitas diri seperti STNK dan SIM.

“Untuk roda dua, pengendara harus gunakan helm yang berstandar SNI, nyalakan lampu inti serta pakai spion ganda. Sedangkan untuk roda empat, gunakan sabuk pengaman. Khususnya untuk angkutan kota (angkot) jangan berhenti di tempat yang rawan dengan kemacetan,” tandasnya.

Dalam Operasi Zebra Krakatau 2014, jajaran Polda Lampung mengerahkan sebanyak 650 personil yang terdiri dari Polda sebanyak 100 personil dan 550 dari jajaran Polres/Polresta.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page